benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Borneo FC Samarinda menghadapi laga pekan kelima BRI Super League 2026/2027 dengan waktu persiapan yang cukup singkat. Tim Pesut Etam hanya memiliki jeda tiga hari setelah pertandingan sebelumnya, ditambah perjalanan panjang dari Jepara menuju Samarinda.
Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, mengatakan kondisi fisik pemain menjadi perhatian utama sebelum pertandingan. Tim pelatih memilih memaksimalkan proses pemulihan agar seluruh pemain berada dalam kondisi siap tampil.
“Yang pertama, sekarang kita lebih fokus bagaimana kita bisa recovery pemain, karena kita baru main tiga hari yang lalu, terus perjalanan dari Jepara ke sini sangat jauh juga,” ujar Mauro.
Mauro menyebut latihan terakhir memberikan gambaran positif mengenai kondisi skuad. Menurutnya, para pemain menunjukkan semangat yang baik meski harus menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
“Menurut saya pemain tadi sudah siap, mood-nya luar biasa, latihannya luar biasa, dan nantinya kita sudah siap buat pertandingan besok,” katanya.
Kondisi tersebut juga membuat Mauro mempertimbangkan rotasi pemain. Namun, ia belum mau mengungkapkan siapa saja pemain yang akan dipercaya tampil sejak menit awal.
“Fokus kami adalah untuk mengembalikan pemain dan besok kalian semua akan mengetahui siapa yang akan menjadi yang pertama. Tentu saja saya tidak akan memberitahu apakah saya akan melakukan rotasi atau tidak,” ucapnya.
Menurut Mauro, jadwal padat merupakan konsekuensi yang harus dihadapi Borneo FC karena selain kompetisi domestik, tim juga memiliki agenda pertandingan lainnya. Karena itu, pemulihan pemain menjadi bagian penting dalam menjaga konsistensi permainan.
Ia juga memastikan target Borneo FC tidak berubah. Bermain di kandang maupun tandang, kemenangan tetap menjadi sasaran utama.
“Kita memainkan setiap pertandingan untuk menang. Ini adalah targetnya. Tidak peduli apakah di Jepara atau di Segiri,” tegas Mauro.
Mauro turut mengevaluasi pertandingan sebelumnya. Meski Borneo FC gagal membawa pulang poin penuh, ia menilai permainan tim menunjukkan sejumlah hal positif yang perlu dipertahankan.
“Kadang-kadang kamu main dengan baik dan kamu kalah, kadang-kadang kamu tidak main dengan baik dan kamu menang. Yang saya pikirkan dalam jangka panjang adalah lebih banyak kali kamu main dengan baik, lebih banyak kesempatan untuk menang,” jelasnya.
Sementara itu, pemain Borneo FC, Juan Villa, mengatakan tim juga terus belajar dari pertandingan sebelumnya. Dengan waktu recovery yang terbatas, latihan dilakukan secukupnya agar kondisi pemain tetap terjaga.
“Kita tentu baru selesai game dan kita tentunya tidak banyak recovery. Jadi sedikit latihan saja sore ini buat pertandingan besok. Tentu kita sangat bekerja keras dan belajar dari pertandingan pertama,” ujar Juan.
Juan optimistis Borneo FC mampu meraih tiga poin pada laga berikutnya. Ia juga mengajak suporter untuk memenuhi stadion dan memberikan dukungan langsung kepada tim.
“Tentu harapannya buat supporter dan semua warga Samarinda, kita mengharapkan kehadirannya semuanya. Supporter sangat berpengaruh bagi kita di lapangan, buat support dan tambahan spirit kita juga,” katanya.
Bagi Juan, dukungan suporter menjadi energi tambahan bagi pemain ketika menjalani pertandingan. Karena itu, kehadiran masyarakat Samarinda di stadion diharapkan dapat memberikan motivasi bagi Borneo FC untuk meraih hasil maksimal. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






