benuakaltim.co.id, BERAU – Menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sering kali diidentikkan dengan tugas gagah menaikkan dan menurunkan bendera merah putih saat upacara besar.
Namun, siapa sangka di balik seragam putih yang rapi tersebut, ada tanggung jawab besar yang menanti mereka setelah prosesi upacara selesai.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Berau mengungkapkan peran purna-Paskibraka kini telah bergeser menjadi jauh lebih strategis. Mereka tidak lagi pensiun setelah tugas 17 Agustus, melainkan dilibatkan langsung dalam berbagai agenda penting daerah.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Kesbangpol Berau, Erni Lestari, menegaskan pihaknya berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan potensi para pemuda pilihan ini.
“Tujuan kami melaksanakan pembinaan aktivitas ini adalah agar adik-adik tidak hanya bertugas menurunkan dan menaikkan bendera saja. Lebih jauh dari itu, Kesbangpol Berau ingin mengikutsertakan mereka dalam semua program kegiatan kami,” ujar Erni Lestari saat memberikan laporan kegiatan di Berau, Kamis (21/5/2026).
Erni menjelaskan, keterlibatan aktif para purna-Paskibraka ini sudah dimulai sejak tahun lalu. Kesbangpol Berau sengaja melebur mereka ke dalam struktur kepanitiaan berbagai acara besar, mulai dari sosialisasi wawasan kebangsaan, lomba debat, hingga pembentukan generasi Paskibraka berikutnya.
“Kami libatkan mereka di dalam kepanitiaan, seperti pada acara sosialisasi pembentukan Paskibraka, sosialisasi wawasan kebangsaan, lomba debat bahasa Indonesia, hingga pembuatan video kreator pendek,” jelasnya.
Tak hanya itu, mereka juga digandeng dalam pagelaran budaya bersama Forum Pembauran Kebangsaan serta upacara hari-hari besar nasional. Langkah ini diambil agar nilai-nilai disiplin dan nasionalisme yang mereka miliki bisa ditularkan langsung kepada masyarakat luas.
Meski memiliki cetak biru (blueprint) yang ideal dengan tujuh agenda kepaskibrakaan, Erni mengakui pihaknya harus realistis dengan kondisi keuangan daerah.
Dari total tujuh kegiatan yang direncanakan, Kesbangpol Berau saat ini baru bisa mengeksekusi tiga kegiatan akibat adanya efisiensi anggaran.
Tiga kegiatan yang berhasil berjalan tersebut meliputi:
1. Pembentukan Paskibraka sesuai kuota Kabupaten Berau (sebanyak 39 orang).
2. Pengangkatan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI).
3. Pembinaan Aktivitas Kepaskibrakaan.
Demi menjaga kualitas pembinaan di tengah keterbatasan, Kesbangpol Berau menggelar pembinaan aktivitas tahun kedua yang diikuti oleh 35 peserta dari Kabupaten Berau dan 4 peserta dari Paskibraka Provinsi Kalimantan Timur.
Mengingat padatnya jadwal persiapan Paskibraka di tingkat nasional pada bulan Mei ini, pelatihan dilakukan secara daring dengan menghadirkan pemateri berkompeten langsung dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Jakarta dan DPPI Pusat.
“Kami sangat senang dan bangga bisa terus mengikutsertakan adik-addik Paskibraka dalam program Kesbangpol, karena mereka adalah aset masa depan daerah,” pungkas Erni. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina






