Anggaran Kontingen ke Porprov Kaltim Rp6,7 Miliar, Dispora Berau Masih Alami Defisit Rp756 Juta

Ilustrasi. (INTERNET)

benuakaltim.co.id, BERAU — Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) dipastikan bakal menyuguhkan persaingan sengit dari berbagai cabang olahraga Namun, di balik kemeriahan ajang bergengsi ini, persiapan panitia ternyata dihadapkan pada tantangan finansial yang cukup ketat.

Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Berau, Rudi Yanto, membeberkan secara blak-blakan rincian hitung-hitungan anggaran yang dibutuhkan selama pelaksanaan Porprov Kaltim. Berdasarkan kalkulasi terbaru, anggaran murni yang tersedia pada tahun 2026 ini berada di angka Rp4,5 miliar, ditambah dengan tambahan APBD sebesar Rp3 miliar.

Kendati demikian, jika ditotal secara keseluruhan, dana yang dikelola oleh Dispora mencapai Rp6,7 miliar. Anggaran tersebut harus terbagi ke dalam pos-pos krusial mulai dari konsumsi, belanja asuransi, hingga pengadaan pakaian serta atribut kontingen.

Baca Juga :  Tanggapi Keluhan Vendor Lokal, UKPBJ Berau Tegaskan Pengadaan Barang dan Jasa Terbuka Transparan

“Bagaimana mungkin kita meminta prestasi dari atlet kalau gizi dan asupannya tidak seimbang?” ujar Rudi Yanto dalam keterangannya Selasa (6/10/2026).

Rudi merinci, alokasi untuk konsumsi dipatok sekitar Rp1 miliar, sama halnya dengan pos pengadaan pakaian yang juga menghabiskan sekitar Rp1 miliar.

Sementara itu, pos terbesar tersedot pada biaya transportasi dan akomodasi yang mencapai Rp2,5 miliar. Biaya ini menanggung pergerakan sekitar 730 atlet, pelatih, dan official, ditambah sekitar 800 pendamping yang akan tumpah ruah di arena pertandingan.

Baca Juga :  Dispora Berau Alokasikan Rp1,5 Miliar untuk Keberangkatan Kontingen ke Porprov Kaltim

Perhitungan transportasi lokal sendiri diasumsikan menggunakan satu kendaraan untuk lima orang (5 catur-personel), yang mencakup rute perjalanan dari Berau ke Paser, lalu ke Penajam Paser Utara (PPU), hingga kembali lagi ke Berau.

Begitu pula dengan akomodasi hotel, di mana panitia telah melakukan penjajakan dan MoU dengan sejumlah hotel di wilayah setempat.

Meski akumulasi total kebutuhan anggaran pembiayaan transportasi dan penginapan mencapai Rp5,2 miliar, jika digabungkan dengan total dana yang ada, pihak Dispora mengakui masih mengalami defisit sekitar Rp756 juta.

Baca Juga :  Angin Kencang Hantam Berau, Atap Rumah Warga Sambaliung Terbang Disapu Badai

• Total Ketersediaan Dana: Rp6.706.600.000

• Total Kebutuhan Akomodasi & Transportasi: Rp5.256.000.000

• Potensi Kekurangan (Defisit): Rp756.000.000

Untuk menutupi celah kekurangan tersebut, Dispora Kaltim berencana untuk membangun koordinasi intensif dengan dunia usaha dan pihak swasta melalui skema kerja sama atau bapak angkat.

Selain itu, efisiensi anggaran terus digenjot agar seluruh rangkaian Porprov Kaltim 2026 tetap berjalan sukses tanpa mengorbankan kesejahteraan serta performa para atlet di arena.(*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha