benuakaltim.co.id, BERAU — Persiapan pelaksanaan ajang akbar Berau Expo 2026 kini telah mencapai tahap matang sebesar 80 persen. Mengusung tema ekonomi tumbuh, budaya lestari, dan berdaya cipta, kegiatan ini dipastikan bakal menjadi magnet besar bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Berau.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran, dalam keterangannya terkait progres teknis persiapan acara.
Nanang membeberkan antusiasme pelaku usaha luar maupun dalam daerah sangat tinggi. Tercatat, total ada 135 tenant yang dipastikan hadir meramaikan perhelatan ini, dengan rincian 75 tenant dari luar daerah dan sekitar 60 tenant dari dalam daerah.
“Totalnya ada 135 tenant, di luar 75 dan di dalam sekitar 64. Target kita untuk peningkatan ekonomi masyarakat dan memperkenalkan potensi daerah kita,” sebut Nanang Bakran, Rabu (7/10/2026).
Pendaftaran tenant sendiri dijadwalkan akan ditutup pada hari Jumat mendatang, mengingat tingginya dinamika dan peminat baru yang terus berdatangan. Berbeda dari tahun sebelumnya, Berau Expo tahun ini fokus menggali kebudayaan lokal dari 13 kecamatan yang ada di Berau.
Selama 10 hari pelaksanaan, pengunjung tidak hanya disuguhkan pameran pembangunan, tetapi juga berbagai pertunjukan seni, tarian tradisional, hingga kreasi seni panggung yang variatif setiap harinya. Selain itu, keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal juga menjadi sorotan utama.
Nanang menegaskan UMKM yang bisa masuk ke dalam ajang ini adalah mereka yang telah melalui proses kurasi ketat dan dibina secara intensif oleh pemerintah, lengkap dengan kepemilikan NIB serta kelengkapan legalitas lainnya.
“Dengan anggaran yang digelontorkan sedikit berbeda dari tahun lalu—berkisar di angka sekitar 2 miliar lebih—pemerintah optimis perhelatan ini mampu mendongkrak investasi, memperluas pangsa pasar produk lokal, serta mendongkrak target realisasi investasi daerah secara keseluruhan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






