BERAU – Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjung Redeb, Clif Salomo Panjaitan mengatakan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat gangguan pasokan listrik yang terjadi pada Ahad, 25 Oktober 2026, sejak pukul 16.30 WITA.
“Gangguan tersebut disebabkan oleh kerusakan struktur tower transmisi 150 kV pada jalur yang menghubungkan Gardu Induk (GI) Maloy dan Gardu Induk (GI) Talisayan, sehingga berdampak pada terganggunya penyaluran pasokan listrik ke wilayah Berau,” ungkapnya, Selasa (27/10/2026).
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Clif menjelaskan PLN segera melakukan langkah-langkah penanganan dengan mengerahkan personel teknis serta memperkuat koordinasi antarlini dan entitas PLN terkait guna mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan.
“Sinergi ini dilakukan untuk memastikan penanganan jaringan transmisi, optimalisasi pasokan pembangkit, serta pengaturan sistem kelistrikan dapat berjalan secara terpadu dan efektif,” ucapnya.
Selama proses perbaikan berlangsung, kata dia, PLN terus mengoptimalkan kemampuan pembangkit yang tersedia di wilayah Berau serta melakukan pengaturan beban secara bertahap sesuai kondisi sistem.
“Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas kelistrikan sekaligus meminimalkan dampak gangguan terhadap aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Saat ini, menurutnya petugas PLN terus mengupayakan penanganan di lokasi terdampak dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan kerja.
“Proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi teknis serta kesiapan sistem kelistrikan,” bebernya.
Ia mengakui PLN memahami kontinuitas pasokan listrik sangat penting bagi aktivitas masyarakat, dunia usaha, dan pelayanan publik.
“Oleh karena itu, seluruh entitas PLN terkait terus bersinergi untuk mengoptimalkan upaya penanganan agar pasokan listrik dapat kembali pulih secepat mungkin dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan sistem,” tuturnya.
Tak hanya itu, Clif menjelaskan perkembangan penanganan dan pemulihan sistem kelistrikan akan disampaikan secara berkala melalui kanal komunikasi resmi PLN.
“PLN menyampaikan terima kasih atas kesabaran, pengertian, dan dukungan seluruh masyarakat selama proses pemulihan berlangsung,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






