Upayakan Beri Wadah Atlet Muda, Kapolres Berau Dorong Pemkab Bangun Sirkuit Balap Motor Permanen

IKUT PARADE: Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto turun langsung mengikuti Parade Race Polisi Bersama Masyarakat di Sirkuit Non-Permanen Kakaban Aquatic, Tanjung Redeb, Minggu (25/10/2026) sore kemarin. (FOTO: GEORGIE/BENUAKALTIM)

TANJUNG REDEB – Kepolisian Resor (Polres) Berau mendorong agar Kabupaten Berau segera memiliki fasilitas sirkuit balap motor yang resmi dan permanen. Hal tersebut dinilai krusial untuk membina potensi pemuda sekaligus menekan aksi balap liar di jalan raya.

Dukungan tersebut ditunjukkan langsung oleh Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, dengan turun ke lintasan mengikuti Parade Race Polisi Bersama Masyarakat di Sirkuit Non-Permanen Kakaban Aquatic, Tanjung Redeb, Minggu (25/10/2026) sore. Ajang Parade Race ini merupakan rangkaian kemeriahan dari gelaran Pemuda Pancasila Cup Road Race Round 8 yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026.

Baca Juga :  Air Berubah Warna, DLHK Sudah Ambil Sampel dan Tunggu Hasil Laboratorium

Di sela kegiatan, AKBP Ridho Tri Putranto mengapresiasi konsistensi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Berau yang dinilai aktif memfasilitasi minat dan bakat pencinta kecepatan melalui jalur resmi. Menurutnya, kepolisian mendukung penuh penciptaan iklim olahraga otomotif yang positif dan terarah.

“Kami sangat mendukung ajang balap yang digelar oleh IMI Berau ini. Kegiatan seperti ini menjadi sarana yang sangat penting untuk menyalurkan bakat dan minat generasi muda ke arah yang positif,” kata Ridho, Senin (26/10/2026).

Baca Juga :  Harumkan Nama Daerah, Pemuda Berau Borong 3 Penghargaan Putra Putri Budaya Indonesia 2026

Meski demikian, Ridho menggarisbawahi pentingnya percepatan pembangunan sirkuit permanen di Bumi Batiwakkal. Keberadaan sirkuit resmi dianggap menjadi kunci agar para pembalap lokal dapat melakoni latihan rutin secara konsisten hingga mampu mencetak atlet berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

Fasilitas permanen tersebut juga diharapkan menjadi solusi permanen untuk menghentikan aksi balap liar yang kerap meresahkan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan umum.

Baca Juga :  Berau Divers Edukasi Publik Soal Safety Freediving dan Konservasi

“Pembalap sejati adalah pembalap yang berani tampil dan menguji kemampuannya di arena sirkuit resmi, bukan pencari perhatian yang hanya berani balapan di jalan umum,” tegasnya.

Pihaknya berharap, kolaborasi berlanjut antara Pemkab Berau, kepolisian, dan komunitas otomotif dapat merealisasikan sarana balap yang representatif demi melahirkan atlet otomotif berprestasi yang aman dan tertib. (*)

Reporter: Georgie

Editor: Endah Agustina

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha