BBPJN Kaltim Perbaiki LPA Agregat di Ruas Sambera-Santan-Bontang

BBPJN Kaltim saat perbaiki LPA Agregat di Ruas Sambera-Santan-Bontang.(FOTO: Aditya Setiawan/BENUAKALTIM)

 

SAMARINDA – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur terus melakukan pemeliharaan jalan nasional. Kali ini, penanganan dilakukan melalui perbaikan Lapis Pondasi Agregat (LPA) Kelas A di ruas jalan Sambera–Santan–Bontang.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan pada ruas 12.2, tepatnya di STA 16+125. Penanganan ini merupakan bagian dari kegiatan rehabilitasi jalan sekaligus pemeliharaan rutin untuk menjaga kondisi infrastruktur tetap optimal.

Baca Juga :  Persiapan Porwanas 2027, Ratusan Altet PWI se-Kaltim Ikuti Porwada IV di Balikpapan

PPK 2.1 PJN II Wilayah Kaltim BBPJN Kaltim, Lalu Arpi, mengatakan perbaikan LPA Kelas A dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas struktur badan jalan dan mendukung kenyamanan pengguna jalan.

“Pekerjaan perbaikan LPA Agregat Kelas A ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin. Kami berupaya menjaga kondisi badan jalan agar tetap stabil dan mampu menunjang kelancaran mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Kaltim Mulai Masuki Musim Hujan, BMKG Peringatkan Ancaman Banjir dan Longsor

Menurutnya, pemeliharaan secara berkala diperlukan untuk mengantisipasi penurunan kondisi jalan akibat beban kendaraan maupun faktor lingkungan. Dengan penanganan yang dilakukan, diharapkan kerusakan tidak berkembang lebih luas dan kondisi jalan tetap terjaga.

Dalam pelaksanaannya, pekerjaan menggunakan sejumlah peralatan pendukung, termasuk alat berat untuk penyiapan dan pemadatan material agregat pada bagian jalan yang ditangani.

BBPJN Kaltim juga mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati ketika melintasi lokasi pekerjaan. Pengendara diminta memperhatikan aktivitas alat berat serta mengikuti pengaturan lalu lintas di lapangan.

Baca Juga :  Awal November, Sejumlah Wilayah Kaltim Diprediksi Minim Hujan

Melalui pemeliharaan tersebut, BBPJN Kaltim terus berupaya menjaga kemantapan jalan nasional, khususnya pada jalur Sambera–Santan–Bontang yang menjadi salah satu akses penting bagi mobilitas masyarakat dan aktivitas perencanaan. (*)

Reporter: Aditya Setiawan

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha