SAMARINDA – Borneo FC Samarinda membawa pulang tiga poin setelah menaklukkan tuan rumah PSS Sleman dengan skor 2-1 pada pertandingan pekan ketujuh Super League 2026/2027 di Stadion Internasional Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa.
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal laga. Kedua kesebelasan berupaya mengambil inisiatif serangan untuk menciptakan gol lebih dahulu.
Borneo FC sempat mengancam melalui Juan Villa pada menit ke-13. Namun, tendangan keras pemain tersebut masih melebar tipis dari gawang PSS Sleman yang dikawal Pedro Caracoci.
Tuan rumah merespons pada menit ke-29 melalui situasi sepak pojok. Umpan Rico Simanjuntak sempat disambut sundulan rekannya, tetapi peluang itu belum mampu mengubah kedudukan.
Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-38. Dandy Sonriza berhasil memaksimalkan tendangan sudut dengan sepakan first time yang mengarah ke gawang PSS Sleman. Borneo FC pun unggul 1-0.
Keadaan semakin menantang bagi PSS Sleman menjelang turun minum. Stefan Ashkovski harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima kartu merah pada menit ke-43 akibat pelanggaran terhadap pemain Borneo FC di area pertahanan. Tim tuan rumah pun melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Memasuki babak kedua, Borneo FC berusaha menjaga keunggulan sekaligus mencari tambahan gol. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-76 ketika Hugo Samir memanfaatkan serangan balik cepat dan melepaskan tendangan keras ke sudut gawang PSS Sleman.
Tertinggal dua gol, PSS Sleman tetap berupaya memberikan perlawanan. Matheus Fornazari berhasil memperkecil ketertinggalan setelah menyambut umpan lambung Tocantins melalui sundulan yang menembus gawang Borneo FC.
Gol tersebut membuat persaingan kembali terbuka pada sisa pertandingan. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang, PSS Sleman tidak mampu menyamakan kedudukan. Borneo FC akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 2-1.
Usai pertandingan, pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, menilai timnya memiliki sejumlah kesempatan untuk mencetak gol tambahan, terutama pada babak pertama. Akan tetapi, peluang-peluang tersebut belum seluruhnya dapat dikonversi menjadi gol.
“Kita banyak peluang yang kita tidak selesaikan,” kata Mauro dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Meski mengakui masih ada peluang yang terbuang, Mauro tetap bersyukur timnya mampu mengamankan kemenangan di kandang lawan. Menurutnya, tambahan tiga poin tersebut menjadi bekal penting bagi Borneo FC untuk menatap pertandingan selanjutnya.
“Ini pertandingan yang penting juga buat kita. Terutama saya bersyukur karena kita bisa mendapatkan tiga poin di sini,” ujarnya.
Kemenangan di Maguwoharjo tersebut menjadi hasil penting bagi Borneo FC dalam menjalani persaingan Super League 2026/2027. Tim berjuluk Pesut Etam itu mampu mempertahankan keunggulan meski PSS Sleman sempat memperkecil jarak pada babak kedua. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






