benuakaltim.co.id, BERAU – Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi ancaman serius bagi anak-anak. Banyak anak mengalami karies hingga gigi berlubang sejak usia yang sangat dini akibat belum terbiasanya menggosok gigi dengan benar.
Melihat fenomena tersebut, RSUD Abdul Rivai menggelar edukasi kesehatan promotif dan preventif yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan (fun education) untuk merubah stigma anak terhadap dokter gigi.
Kepala Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Abdul Rivai, dr. Najwa Farhana, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian rumah sakit dalam membentuk pola hidup sehat sejak dini, khususnya terkait kesehatan gigi.
“Permasalahan gigi ini ternyata cukup sering terjadi pada anak-anak. Padahal, penyakit gigi bisa dicegah dari kebiasaan hidup sehat seperti menggosok gigi dengan benar dan tepat,” ujar dr. Najwa saat ditemui di lokasi kegiatan, Kamis (13/8/2026).
Dalam kegiatan edukasi ini, pihak RSUD Abdul Rivai mengundang sekitar 20 siswa dari TK Pembina untuk mendapatkan penyuluhan langsung dari drg. Reza, Sp.KGA, dokter spesialis kesehatan gigi anak.
“Tak hanya anak-anak TK, pembagian goodie bag berisi perlengkapan sikat gigi menarik juga diberikan kepada pasien anak di Poliklinik Gigi dan anak-anak yang sedang dirawat di bangsal anak,” ungkapnya.
dr. Najwa menyoroti masih banyaknya pandangan anak-anak maupun orang tua yang menganggap kunjungan ke dokter gigi sebagai hal yang menakutkan. Stigma inilah yang ingin diubah melalui pendekatan yang menyenangkan agar anak-anak berani dan terbiasa memeriksakan gigi secara rutin.
“Pemeriksaan ke dokter gigi itu tidak hanya ketika anak sakit, tetapi juga ketika sehat. Kunjungan regular setidaknya dilakukan setiap 6 bulan sekali,” tegasnya.
Menanggapi kegiatan tersebut dalam rangka peringatan Hari Anak, Direktur RSUD Abdul Rivai, dr. Jusram, menegaskan komitmen rumah sakit untuk terus menghadirkan fasilitas dan pelayanan yang ramah anak.
“Hari Anak adalah momentum untuk memastikan hak kesehatan anak terpenuhi. Rumah sakit bukan sekadar tempat mengobati anak sakit, tetapi harus menjadi lingkungan yang ramah, aman, dan nyaman. Kami berkomitmen memberikan pelayanan medis terbaik sekaligus menciptakan suasana yang memberikan rasa aman bagi tumbuh kembang anak,” ujar dr. Jusram.
Melalui edukasi ini, kata dia anak-anak tidak hanya diajarkan pentingnya menyikat gigi, tetapi juga teknik menyikat yang benar serta pemilihan sikat gigi yang sesuai agar kegiatan tersebut menjadi momen yang menyenangkan.
“Ke depannya, RSUD Abdul Rivai berkomitmen untuk terus menyelipkan edukasi kebiasaan hidup sehat lainnya secara menyeluruh kepada anak-anak, seperti konsumsi makanan bergizi seimbang, kebiasaan mencuci tangan, hingga pentingnya aktif bergerak dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan berkala,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






