Keluyuran saat Jam Kerja, 4 ASN Berau Terjaring Sidak dan Terancam Sanksi Disiplin

SIDAK: Empat Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Berau mendadak kaget saat digerebek tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada 12-13 Agustus 2026. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU – Asik nongkrong dan santai di luar kantor saat jam kerja, empat Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Berau mendadak kaget saat digerebek tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada 12-13 Agustus 2026.

Aksi tak disiplin ini berbuntut panjang keempat abdi negara tersebut kini hanya bisa pasrah menanti nasib dan bayang-bayang sanksi disiplin tegas dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Berau.

Operasi penertiban kilat ini sengaja digalakkan demi memastikan seluruh ASN tidak ‘makan gaji buta’ dan benar-benar memanfaatkan jam kerja untuk mengabdi serta melayani masyarakat secara maksimal.

Kepala Bidang Pembinaan Disiplin, Kinerja, dan Penghargaan ASN BKPSDM Berau, Tonny Suryo Handoko, menegaskan sidak mendadak ini dilaksanakan sebagai langkah tegas menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Berau Nomor 800.1.6/811/BKPSDM-III/2026 terkait pembinaan dan penegakan disiplin pegawai.

Baca Juga :  Perselisihan Sesama PPPK di Berau Berujung ke Pengadilan, Upaya Restorative Justice Gagal

Tonny mengungkapkan, tim tak segan-segan menyisir spot-spot favorit tempat oknum ASN biasa bolos kerja, mulai dari kafe kekinian, warung kopi, mal, pasar, arena hiburan, salon, barbershop, tempat SPA, hingga pusat kebugaran dalam pengawasan ketat yang digelar rutin maupun spontan.

“Razia ini digelar demi memastikan seluruh ASN tunduk pada aturan hari dan jam kerja. Ini adalah bentuk pembinaan sekaligus penegakan disiplin yang tidak bisa ditawar lagi,” ujar Tonny dengan nada tegas saat dikonfirmasi, Jumat (14/8/2026).

Bak tersambar petir, dalam sidak tersebut petugas gabungan berhasil memergoki empat oknum ASN yang kedapatan keluyuran dan berada di luar area kantor di tengah jam dinas berlangsung. Saat diinterogasi di tempat, mereka hanya bisa gigit jari lantaran tak mampu memperlihatkan selembar pun surat tugas resmi untuk membenarkan keberadaan mereka di luar kantor.

Baca Juga :  523 WBP Rutan Tanjung Redeb Diusulkan Dapat Remisi HUT RI ke-81

Tanpa ampun, petugas langsung mencatat identitas lengkap para ASN yang terciduk tersebut di lokasi kejadian untuk diproses lebih lanjut. Nantinya, berkas dan data kelam para oknum ini akan diserahkan secara resmi kepada pimpinan dinas atau kepala unit kerja masing-masing guna dijatuhi hukuman sesuai aturan yang berlaku.

“Data keempat pegawai ini akan langsung kami laporkan kepada pimpinan perangkat daerah masing-masing untuk dilakukan pembinaan dan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku,” jelas Tonny.

Tak main-main, razia ‘sapu bersih’ ini melibatkan tiga instansi dengan peran strategis: Satpol PP mengeksekusi penertiban di lapangan, Inspektorat mengaudit dan memeriksa, serta BKPSDM yang siap memproses sanksi administrasi kepegawaian.

Kendati demikian, Tonny mewanti-wanti gebrakan ini sama sekali bukan dibuat untuk sekadar mencari-cari kesalahan para abdi negara. Langkah berani ini justru ditujukan untuk merevolusi mental dan membangun budaya kerja ASN yang jauh lebih profesional, disiplin, bertanggung jawab, serta sepenuhnya berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Baca Juga :  Nelayan di Berau Hadapi Kelangkaan BBM

“Kami mengingatkan dengan tegas kepada seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK, agar mematuhi ketentuan jam kerja dan selalu membawa surat tugas apabila harus meninggalkan kantor untuk kepentingan kedinasan,” imbau Tonny memberikan peringatan keras.

Pemerintah Kabupaten Berau optimis lewat pengawasan maraton dan tanpa kompromi ini, angka kedisiplinan para ASN akan melonjak tajam. Peningkatan disiplin tersebut diyakini bakal mendongkrak produktivitas kerja instansi sekaligus menyajikan pelayanan publik yang makin prima bagi warga Berau.

“Yang paling penting adalah ASN memahami tanggung jawabnya. Jam kerja harus digunakan untuk melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Bukan untuk bolos kerja,” pungkas Tonny. (*)

Reporter: Georgie

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha