Bupati Berau Dorong UMB Buka Prodi Pariwisata, Kebidanan dan Keperawatan

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mendorong pihak perguruan tinggi daerah, khususnya Universitas Muhammadiyah Berau (UMB), untuk segera merespons kebutuhan daerah dengan membuka program studi (prodi) baru. Dua sektor utama yang menjadi sorotan penting Pemkab Berau saat ini adalah sektor pariwisata serta pelayanan kesehatan.

Sri Juniarsih menilai, potensi besar yang dimiliki Kabupaten Berau di sektor pariwisata harus diimbangi dengan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terdidik dan memiliki dasar keilmuan yang kuat.

“Melihat keadaan dan kebutuhan di Kabupaten Berau, terutama sektor pariwisata, saya rasa kita perlu menambah program studi pariwisata,” ujar Sri Juniarsih saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (11/9/2026).

Baca Juga :  Buntut BBM Langka, DPRD Berau Bakal Panggil Pertamina dan Pengelola Jobber

Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak bisa hanya mengandalkan pesona alam semata, melainkan butuh tata kelola profesional yang berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi kreatif dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Itu pun juga membutuhkan ilmu dalam mengembangkan pariwisata yang tentu akan berbanding lurus dengan ekonomi kreatif dan UMKM,” tegasnya.

Tak hanya pariwisata, sektor kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian mendalam Pemkab Berau. Sri Juniarsih mendorong kampus untuk mempertimbangkan pembukaan jurusan kebidanan dan keperawatan demi memaksimalkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Pilihan prodi tersebut dinilai lebih krusial dan realistis untuk memenuhi percepatan tenaga medis di daerah dalam waktu dekat.

“Termasuk juga di bidang kesehatan. Bidang kesehatan sangat dibutuhkan pelayanan kesehatan yang baik. Kalau mungkin kedokteran membutuhkan waktu yang lama, sehingga saya menyarankan untuk membuka program studi kebidanan dan keperawatan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Berau Apresiasi Bantuan Raffi Ahmad dan Sespim Polri untuk Korban Karhutla Kampung Merasa

Terkait kesiapan lahan dan infrastruktur kampus, Sri Juniarsih mengungkapkan wacana pembukaan prodi pariwisata di UMB sudah menunjukkan progres positif, sementara sektor kesehatan masih memerlukan koordinasi lebih lanjut.

“Kalau pariwisata sepertinya sudah ada wacana. Tapi kalau untuk kebidanan dan keperawatan, sepertinya kita harus membutuhkan koordinasi lagi. Kalau lokasi tempatnya saya belum update, tapi mereka bilang sudah siap,” tambah Bupati.

Sri Juniarsih turut menyampaikan pesan mendalam dan motivasi kepada para wisudawan dan wisudawati yang baru saja menyelesaikan masa studinya. Ia meminta para lulusan, khususnya sarjana ekonomi, untuk aktif melihat peluang bisnis dan berkontribusi langsung bagi masyarakat tanpa harus bergantung pada ketersediaan lapangan kerja formal semata.

Baca Juga :  Lima Jabatan Kepala Dinas di Berau Segera Diisi, Tinggal Tunggu Pelantikan

“Tentu saya memiliki harapan yang besar kepada para wisudawan-wisudawati. Mereka sudah lulus, kemudian tentu saja jangan hanya menunggu, tetapi harus bisa ‘jemput bola’ serta memberikan manfaat kepada masyarakat sesuai ilmu yang dimiliki,” imbaunya.

“Seorang sarjana ekonomi ini harus bisa melihat peluang-peluang bisnis, namanya juga manajemen bisnis kan, melihat peluang bisnis yang tentu saja bisa mengangkat taraf kehidupan yang lebih baik ke depannya,” pungkas Sri Juniarsih. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha