Ratusan Ikan di Sungai Mati Mendadak, Diskan Berau: Akibat Penurunan Kualitas Air

TINJAUAN: Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Berau memastikan kematian sekitar 500 ekor ikan secara mendadak di perairan Sungai Segah, kawasan Bujangga, Kecamatan Tanjung Redeb. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Berau memastikan kematian sekitar 500 ekor ikan secara mendadak di perairan Sungai Segah, kawasan Bujangga, Kecamatan Tanjung Redeb, dipicu oleh penurunan kualitas air, bukan akibat serangan penyakit.

Kepala Bidang Budidaya Diskan Berau, Budiono, mengatakan fenomena yang terjadi selama tiga hari tersebut disebabkan oleh penumpukan limbah rumah tangga saat debit dan volume air sungai menyusut.

Baca Juga :  PWI Gandeng Warga Wargi, Siap Guncang Porwada IV Kaltim di Balikpapan

“Kondisi surut membuat bahan organik dari limbah rumah tangga menumpuk di sekitar keramba. Hal ini berdampak pada penurunan ekstrem kadar oksigen terlarut (Dissolved Oxygen) dan tingkat keasaman (pH) air,” ujar Budiono usai mengambil sampel di lokasi, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga :  Ritel Modern dan Waralaba Wajib Alokasikan Slot 20 hingga 30 Persen untuk Produk UMKM Lokal

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan lapangan menunjukkan parameter kualitas air Sungai Berau secara umum masih aman.

“Kematian ikan hanya terjadi secara lokal pada keramba tertentu dan tidak menyebar ke keramba di sekitarnya, sehingga mengindikasikan faktor lingkungan setempat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Tim Medis RSUD Talisayan Dikerahkan Dampingi Petugas PLN di Kampung Dumaring

Namun bagi dia untuk mengantisipasi dampak lanjutan dan potensi fenomena El Nino, Diskan Berau telah mengambil sampel air dari lima titik sungai strategis serta menyiapkan surat edaran mitigasi bagi seluruh pembudidaya ikan. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha