Usai Cuti, Bupati Berau Sidak SPBU dan Bongkar Dugaan Permainan Pengetap BBM

SIDAK: Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU untuk memantau langsung penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya. (FOTO: GEORGIE/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, BERAU – Usai menjalani masa cuti, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas langsung menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU untuk memantau langsung penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya.

Dalam sidak tersebut, Sri Juniarsih menemukan indikasi kuat adanya praktik kecurangan yang dilakukan oleh oknum pengetap BBM yang bekerjasama dengan operator SPBU. Bahkan, ia membongkar fakta mengejutkan terkait ditemukannya indikasi satu unit kendaraan yang mengantongi hingga enam barcode BBM.

Baca Juga :  Ritel Modern dan Waralaba Wajib Alokasikan Slot 20 hingga 30 Persen untuk Produk UMKM Lokal

“Ada yang punya satu mobil dengan enam barcode. Kalau bolak-balik terus, otomatis itu yang bikin rugi dan masyarakat lain terganggu karena kuota BBM dikuasai oleh pengetap,” ujar Sri Juniarsih saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu (9/9/2026).

Sri menegaskan, berapapun kuota BBM yang dialokasikan oleh pemerintah tidak akan pernah cukup jika praktik main mata antara pengetap dan operator petugas SPBU terus dibiarkan.

Baca Juga :  PWI Gandeng Warga Wargi, Siap Guncang Porwada IV Kaltim di Balikpapan

“Berapapun kuota diberikan, selama operator masih bermain dengan pengetap dan dapat ‘tips’, itu yang bikin masalah. Pengetap tidak akan bisa bergerak kalau operator tidak ikut bermain,” tegasnya.

Selain menyasar kendaraan roda empat, Bupati Berau juga menyoroti pembelian BBM oleh sepeda motor bertangki besar atau jenis Thunder yang mampu menampung hingga 20–25 liter BBM tanpa menggunakan sistem barcode. Hal ini dinilai rentan dimanfaatkan untuk pengisian berulang secara ilegal.

Baca Juga :  Dua Siswa SMPIT Ash Shohwah Berau Ukir Prestasi Tingkat Nasional

Guna mengatasi persoalan ini, Pemkab Berau menggandeng TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk bersiaga di SPBU guna memastikan pelayanan BBM berjalan adil dan merata. Sri Juniarsih juga mengimbau warga agar tidak menimbun BBM dan membeli sesuai kebutuhan demi menjaga kenyamanan bersama. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha