Tim Medis RSUD Talisayan Dikerahkan Dampingi Petugas PLN di Kampung Dumaring

Tim Medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur saat mendampingi petuas PLN di sekitar tower transmisi 150 kV jalur Maloy-Talisayan, sekitar Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan. (ISTIMEWA)

BERAU – Di tengah medan terpencil yang menguras tenaga, tim medis RSUD Talisayan berjibaku mendampingi para petugas PLN yang bekerja keras merampungkan perbaikan tower transmisi 150 kV jalur Maloy-Talisayan, sekitar Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan yang emergency demi memulihkan pasokan listrik masyarakat.

Dokter penanggung jawab tim medis RSUD Talisayan, dr. Yeni Rosa Sitohang, mengungkapkan pihaknya mengerahkan satu tim khusus yang terdiri dari dirinya bersama dua orang perawat, yakni Vegy Harbona, Amd. Kep dan Ns. Fahruda S. B Hermawan, S.Kep.

Ketiganya bahu-membahu siaga penuh selama tiga hari dua malam di lokasi penugasan.

Baca Juga :  Perumda Batiwakkal Berau Raih TOP Human Capital Awards 2026 Bintang 4

“Kami satu tim bertiga, satu dokter dan dua perawat. Direktur rumah sakit tidak ikut turun, kami langsung fokus di lapangan bersama rekan-rekan,” ujar dr. Yeni saat diwawancarai, Ahad (1/11/2026).

Untuk menjangkau titik perbaikan tower tersebut, dr. Yeni bersama Vegy Harbona dan Ns. Fahruda harus berjalan kaki sejauh kurang lebih satu kilometer melewati medan di wilayah Berau. Tantangan di lokasi kian terasa karena wilayah tersebut merupakan area blank spot yang sama sekali tidak tersentuh sinyal seluler.

Baca Juga :  Cegah Illegal Fishing di Perairan Derawan, Polisi Perketat Patroli Laut

Guna mengatasi kendala komunikasi darurat di lapangan, tim medis bersama para petugas PLN mengandalkan Handy Talky (HT) serta perangkat internet satelit Starlink untuk saling berkoordinasi.

Meski dihadapkan pada keterbatasan sinyal dan medan yang berat, kerja keras tim medis dan para pekerja membuahkan hasil manis karena pengerjaan tower emergency kini telah rampung sepenuhnya.

Selama masa siaga, ketiganya siaga membawakan berbagai perlengkapan darurat dan obat-obatan esensial.

“Obat-obatan yang kami sediakan mulai dari oksigen, vitamin, obat demam, nyeri, batuk, pilek, hingga set perawatan luka untuk antisipasi insiden di lapangan,” tambahnya.

Baca Juga :  Ritel Modern dan Waralaba Wajib Alokasikan Slot 20 hingga 30 Persen untuk Produk UMKM Lokal

Walaupun tidak ada insiden cedera berat, dr. Yeni bersama Vegy Harbona dan Ns. Fahruda mencatat ada beberapa petugas PLN yang sempat mengalami kelelahan ekstrem akibat beratnya pekerjaan.

Berkat kesigapan ketiganya dalam memberikan pertolongan pertama, termasuk pemberian vitamin dan oksigen, kondisi para pekerja PLN tersebut berhasil dipulihkan dengan baik.

Kini, dengan selesainya perbaikan tower emergency tersebut, misi pelayanan kesehatan yang diemban oleh tim medis RSUD Talisayan di lokasi dinyatakan telah tuntas dengan sukses. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha