benuakaltim.co.id, BERAU – Langkah cepat diambil oleh Anang Saprani usai resmi mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau.
Belum lama dilantik, Anang menegaskan akan segera melakukan langkah strategis di lingkungan internalnya.
Anang menyatakan, agenda pertamanya adalah melakukan cooling down atau konsolidasi internal yang melibatkan pejabat struktural hingga seluruh staf. Hal ini dilakukan untuk menyelaraskan persepsi sebelum melangkah ke program kerja yang lebih luas.
“Langkah awal saya, saya akan melakukan cooling down dengan internal di sana, para pejabat struktural maupun staf yang ada,” ujar Anang Saprani saat memberikan keterangan, Jumat (10/4/2026).
Selain pembenahan internal, Anang mengaku akan segera membedah seluruh program kerja yang sedang maupun yang akan berjalan di Disnakertrans. Ia menekankan, efektivitas program akan menjadi tolok ukur utama.
Jika dinilai bagus, program akan ditingkatkan, namun jika ada kekurangan, evaluasi total akan dilakukan.
Ia juga mengingatkan jajarannya agar seluruh program kerja wajib mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta visi dan misi Bupati Berau.
“Kita tidak bisa menyimpang dari visi dan misi yang sudah pasti,” tegasnya.
Menanggapi kondisi ekonomi nasional yang tengah dinamis, Anang memberikan perhatian khusus pada isu efisiensi perusahaan yang berpotensi memicu pemutusan hubungan kerja (PHK).
Untuk memitigasi hal tersebut, ia berencana menjalin komunikasi erat dengan serikat pekerja dan pihak perusahaan (pihak ketiga).
Anang berkomitmen untuk melakukan sinkronisasi data agar kebijakan yang diambil tepat sasaran.
“Saya akan bersilaturahmi dengan teman-teman serikat, dengan pihak-pihak perusahaan. Saya akan mencari tahu dulu data-data yang ada di kantor,” tambahnya.
Di tengah isu miring mengenai pengurangan tenaga kerja secara nasional, Anang berharap iklim ketenagakerjaan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Berau, tetap kondusif dan aman bagi para pekerja.
“Saya juga berjanji akan memperkuat koordinasi dengan instansi di tingkat provinsi maupun pusat guna memastikan program ketenagakerjaan berjalan selaras,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina






