benuakaltim.co.id, BERAU– Pemerintah Kabupaten Berau terus memperketat proses seleksi bantuan pendidikan bagi mahasiswa agar penyalurannya tepat sasaran dan merata.
Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Berau, Toto Marjito mengatakan, pihaknya berhati-hati dalam proses verifikasi penerima bantuan. Terutama untuk memastikan tidak terjadi penerimaan ganda dari berbagai sumber beasiswa maupun bantuan pendidikan lainnya
Menurutnya, apabila salah satu persyaratan tidak terpenuhi, maka pengajuan bantuan tidak dapat diproses, termasuk bagi mahasiswa yang telah menerima bantuan dari pihak lain.
“Kita harus berhati-hati dalam memberikan bantuan. Kalau misalnya mereka sudah menerima dari tempat lain, tentu tidak bisa lagi kita berikan. Tujuannya supaya bantuan ini bisa dirasakan lebih banyak mahasiswa,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah berupaya agar bantuan pendidikan dapat tersebar merata kepada mahasiswa yang benar-benar membutuhkan. Karena itu, koordinasi terus dilakukan dengan berbagai perguruan tinggi, instansi pemerintah, hingga perusahaan agar data penerima dapat disinkronkan.
“Biasanya kami berkomunikasi dengan pihak universitas, perusahaan, bahkan pemerintah lainnya supaya penerima bantuan tidak terkumpul pada orang yang sama,” jelasnya.
Sementara itu, antusiasme masyarakat terhadap program bantuan pendidikan tahun ini cukup tinggi .Tercatat, jumlah pendaftar sudah mencapai 2.481 orang atau dua kali lipat dari kuota yang disediakan pemerintah daerah.
Kondisi tersebut membuat proses seleksi dilakukan lebih ketat agar bantuan benar-benar diterima mahasiswa yang memenuhi syarat dan membutuhkan dukungan pendidikan. (*)
Reporter: Georgie
Editor: Endah Agustina






