Perkuat Pembinaan Warga Binaan, Rutan Tanjung Redeb Gandeng Sejumlah OPD di Pemkab Berau

MOU: Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Aula Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, pada Kamis (9/7/2026). (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU – Guna meningkatkan pembinaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb kembali menjalin sinergi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi kesehatan di Kabupaten Berau.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Aula Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, pada Kamis (9/7/2026). Kerja sama tersebut melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), DPPKBP3A, Puskesmas Kampung Bugis, serta Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Berau.

Baca Juga :  Dinkes Berau Usulkan Perda Tarif Rumah Sakit Berbasis Kelas

Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, Rian Permana menjelaskan PKS tersebut merupakan implementasi teknis dari Nota Kesepahaman (MoU) yang sebelumnya telah disepakati oleh Bupati Berau dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM di Samarinda.

“Tujuan utama kami bersinergi adalah untuk meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan, baik dari segi kepribadian, layanan kesehatan, hingga peningkatan kemandirian melalui pelatihan keterampilan (by skill),” ungkapnya, Kamis (9/7/2026).

Pada kesempatan itu, Rian juga memaparkan kondisi Rutan Tanjung Redeb yang saat ini mengalami kelebihan kapasitas (overkapasitas) hingga mencapai 300 persen. Dari kapasitas ideal yang hanya menampung sekitar 200 orang, saat ini Rutan dihuni oleh 693 WBP.

Baca Juga :  Bapenda Berau Usulkan Penurunan Tarif Pajak Hiburan dari 75 Persen menjadi 40 Persen

“Saat ini total hunian mencapai 693 orang, terdiri dari warga binaan laki-laki dan 40 orang perempuan. Kemarin jumlahnya bahkan sempat menyentuh angka 750 orang karena ada kiriman dari Bulungan,” jelasnya.

“Namun, saat ini kiriman dari luar daerah terpaksa kami tahan dulu karena jumlah warga binaan dari Berau sendiri terus meningkat,” sambungnya.

Baca Juga :  Labuan Cermin Ditinjau Tim Verifikasi Geopark Sangkulirang Mangkalihat Menuju Geosite Nasional

Melihat kondisi fasilitas yang sangat padat, Rian menekankan pentingnya dukungan dari pihak eksternal. Sinergi dengan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci krusial agar fungsi pengamanan dan program pembinaan di dalam Rutan dapat tetap berjalan optimal.

“Kami memohon dukungan untuk memberikan bimbingan kepada warga binaan kami. Kami berharap silaturahmi dan kerja sama ini dapat terus terjaga secara berkelanjutan demi mewujudkan pembinaan yang baik dan berdampak positif,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha