benuakaltim.co.id, BERAU– Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau ungkap progres TPA Pegat Bukur terhalang lahan dan anggaran. Informasi terakhir yang didapat dari DPUPR, pembangunan TPA Pegat Bukur menunggu tambahan hibah lahan dan anggaran dari pihak ketiga atau swasta yang bisa membantu.
Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari., mengatakan pihaknya hingga saat ini masih dalam tahap pengusulan bantuan lahan dan anggaran. “Pengelolaan TPA itu terkendala dengan masalah lahan dan pembangunan infrastrukturnya,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).
Ia mengharapkan adanya pihak ketiga untuk membantu, dikarenakan keterbatasan anggaran dan TPA Bujangga sudah dalam keadaan kelebihan kapasitas. TPA Bujangga sekarang sudah menggunakan sistem sanitary landfill.
Dengan menggunakan sistem tersebut diharapkan menjadi salah satu upaya membuat usia TPA itu menjadi lebih lama.
“Peran serta masyarakat pun kita harapkan. Swasta, masyarakat, bagaimana mengolah sampah menjadi nilai ekonomis, sampah menjadi daya ekonomi. Maka masalah sampah itu bisa kita urai bersama,” jelasnya.
Ia juga mengharapkan TPA Pegat Bukur juga bisa segera direalisasikan, walaupun saat ini masih membutuhkan tambahan lahan sekitar 10 hektare. Untuk waktu peresmian, ia menyebut tahun depan baru bisa terselesaikan.
Untuk sementara waktu sambil menunggu operasional TPA Pegat Bukur, ia mengatakan tahun ini bisa mengoptimalkan TPA Bujangga untuk pemrosesan akhir.
“Mudah-mudahan tahun depan selesailah. Tahun ini kita optimalkan TPA yang ada sekarang,” ungkapnya.
Rumah sakit yang rencananya akan dioperasionalkan pada tahun ini pun akan tetap bisa dioperasionalkan meskipun TPA belum dipindahkan. Lantaran sudah menggunakan sistem sanitary landfill, maka diharapkan aroma tidak sedap bisa tertimbun.
Sistematis rumah sakit baru nantinya tetap dijalankan sambil pembenahan TPA, sehingga sekarang sampah-sampah akan ditimbun.
“Kita ada sistem sanitary landfill kan penutupan, jadi tidak lagi open dumping. Jadi setiap sampah itu sekarang sudah ada tahapannya akan ditutup,” tambahnya.
TPA Bujangga nantinya perlahan-lahan akan direlokasikan ke TPA Pegat Bukur. TPA Bujangga akan diupayakan untuk ditutup atau ditimbun pengelolaannya, sehingga tidak menghambat peresmian rumah sakit baru nantinya.
“TPA perlahan-lahan bisa kita relokasikan ke Pegat Bukur. Tapi pengolahan sampah yang ada di sini, yang di Bujangga itu sudah kita olah supaya tertutup, tertimbun,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






