Pembangunan RSUD Tanjung Redeb Rampung, DPUPR Berau Lakukan Evaluasi Mendalam

Kabid Bina Konstruksi (P3BJK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Anang Wahananto. (FOTO: GEORGIE/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, BERAU – Persiapan operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru di Kabupaten Berau kini tengah memasuki tahap final.

Meski secara struktur bangunan utama dinyatakan telah rampung 100 persen, proses evaluasi mendalam mengungkap sejumlah detail penting yang masih memerlukan penyempurnaan sebelum benar-benar melayani masyarakat.

Kabid Bina Konstruksi (P3BJK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Anang Wahananto, menegaskan evaluasi ini merupakan langkah krusial untuk memastikan kenyamanan dan keamanan fasilitas kesehatan tersebut.

Salah satu poin yang menjadi perhatian serius dalam tinjauan bersama Bupati Berau adalah kondisi ruang tunggu poliklinik. Anang menyebutkan, posisi gedung yang menghadap ke arah timur membuat area tersebut terasa panas saat terpapar sinar matahari pagi.

Baca Juga :  Akses Terbatas, Potensi Desa Berau Belum Tersalurkan ke Pasar Nasional

“Tadi ada satu poin terkait ruang tunggu poli yang dirasa kurang nyaman bagi pengunjung karena panas posisi matahari dari timur. Nanti akan kita rekayasa menggunakan stiker pada kaca untuk menahan sinar matahari langsung,” ujar Anang saat ditemui di lokasi, Senin (27/4/2026).

Terkait adanya temuan retakan di area parkir yang sempat memicu tanda tanya, Anang memberikan penjelasan teknis yang menenangkan. Menurutnya, hal tersebut adalah fenomena wajar pada konstruksi baru di atas lahan tertentu.

Baca Juga :  Warga Kelay Segera Nikmati Air Bersih Tahun Ini

“Itu karena penurunan tanah (settlement). Pada konstruksi baru atau tanah baru, penyesuaian itu biasa terjadi,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, retakan tersebut sama sekali tidak memengaruhi kekuatan struktur utama gedung RSUD.

“Retakan itu ada di bagian landscape, di luar struktur utama. Jadi secara keamanan bangunan, insya Allah aman dan tidak berpengaruh,” tambah Anang.

Tak hanya fokus pada estetika, DPUPR juga tengah memacu perbaikan dinding penahan tanah di sisi luar gedung untuk mengantisipasi potensi longsor, mengingat adanya beberapa titik rawan di area sekitar.

Baca Juga :  Tak Lagi Bergantung pada Dumaring, Kawasan Tembudan hingga Bumi Jaya Kini Mandiri Air Bersih

Meski masih ada pengerjaan di area luar (outdoor), Anang memastikan tanggung jawab operasional kini mulai bergeser ke pihak terkait.

“Tahun ini pengerjaan fisik bangunan sudah selesai dan kami serahkan ke Dinas Kesehatan untuk ranah operasionalnya. Kami dari DPUPR fokus menyelesaikan perbaikan di sisi luar saja,” tutupnya.

Penyempurnaan fasilitas ini diharapkan selesai tepat waktu sehingga masyarakat Berau dapat segera menikmati layanan kesehatan di gedung baru yang lebih representatif dan nyaman. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *