benuakaltim.co.id, BERAU– Kemandirian akses air bersih di beberapa kampung di Berau mulai menunjukkan hasil nyata.
Wilayah Tembudan, Kayu Indah, hingga Bumi Jaya kini telah memiliki sistem pengelolaan air bersih sendiri yang dikelola oleh PDAM.
Menurut Kabid AMPL DPUPR Berau, Decty Toga Maduli, langkah ini diambil untuk memutus ketergantungan wilayah tersebut pada sumber air di Dumaring yang lokasinya terlalu jauh.
“Sudah tuntas dan sudah operasi. Kapasitasnya kami bangun 25 liter per detik, disesuaikan dengan jumlah penduduk di sana agar biaya operasionalnya tidak membengkak,” tutur Decty.
Ia juga menegaskan, setiap pembangunan infrastruktur baru selalu melalui koordinasi ketat dengan pihak PDAM.
“Setiap kali membangun, kami pasti rapat dengan PDAM untuk memastikan siapa yang akan mengelola, apakah diserahkan ke kampung atau dikelola profesional oleh PDAM,” tutupnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina






