Kontrakan 4 Pintu di Tanjung Redeb Ludes Terbakar

KEBAKARAN:Kejadian kebakaran yang terjadi di Jalan Dermaga Gang Mawar Putih, Kelurahan Karang Ambon, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada Selasa (21/4/2026) sore. (HUMAS DISDAMKARMAT BERAU)

benuakaltim.co.id, BERAU– Kepulan asap hitam pekat membubung tinggi di langit Kelurahan Karang Ambon, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada Selasa (21/4/2026) sore.

Sebuah bangunan rumah kayu berisi empat pintu kontrakan dilaporkan ludes dilalap si jago merah. Peristiwa yang terjadi tepat pada pukul 15:50 Wita ini mengejutkan warga di Jalan Dermaga, Gang Mawar Putih, RT 06.

Konstruksi bangunan yang didominasi material kayu membuat api dengan sangat cepat merambat ke seluruh bagian bangunan.

Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengonfirmasi pihaknya langsung bergerak sesaat setelah menerima laporan dari masyarakat.

Baca Juga :  Diskominfo Berau Genjot Bandwidth Internet hingga 1.200 Mbps, Perkuat Jaringan di Kawasan Wisata

“Laporan kami terima pukul 15:52 Wita, dan tim langsung meluncur. Hanya dalam waktu enam menit, armada sudah tiba di titik kejadian untuk melakukan lokalisir api agar tidak merembet ke pemukiman padat penduduk di sekitarnya,” ujar Rakhmadi, Rabu (22/4/2026).

Ia menyebutkan sebanyak 6 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. “Beruntung, akses sumber air dari ground tank di sekitar lokasi cukup membantu petugas dalam proses pemadaman,” bebernya.

Baca Juga :  Disdamkarmat Berau Evakuasi Monyet Bekantan Masuk Rumah Warga

Meski api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16:50 Wita, kata dia bangunan milik warga bernama Pak Hamid tersebut dinyatakan mengalami rusak berat (RB).

Area seluas 10×18 meter persegi kini hanya menyisakan puing-puing arang. Mengenai pemicu kebakaran, Rakhmadi menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memberikan keterangan pasti.

“Untuk penyebab pasti kebakaran, kami masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari rekan-rekan Polri. Dugaan sementara masih dalam pendalaman,” tambah Rakhmadi.

Dampak dari insiden ini, satu kepala keluarga (KK) yang terdiri dari tiga jiwa harus kehilangan tempat tinggal.

Baca Juga :  Hadapi Kemarau Panjang, Berau Minta Bantuan Irigasi ke Kementan

“Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini,” tegasnya.

Namun menurutnya kerugian materiil diperkirakan mencapai angka yang cukup fantastis.
“Estimasi kerugian materil mencapai Rp150 juta. Saat ini kondisi di lapangan sudah dinyatakan aman terkendali,” tutupnya.

Dalam operasi pemadaman ini, Disdamkarmat Berau dibantu oleh sejumlah stakeholder terkait, mulai dari TNI/Polri, BPBD, PLN, PMI, hingga relawan Tagana dan warga setempat yang bahu-membahu menjinakkan api. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *