Wabup Berau Ingatkan Wisudawan Tak Bergantung pada Sektor Tambang

Wakil Bupati Berau, Gamalis. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU – Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengingatkan para wisudawan agar tidak hanya bergantung pada sektor sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui seperti tambang. Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri prosesi wisuda sebanyak 429 mahasiswa, yang juga mencetak sejarah lewat kelulusan angkatan pertama dari Fakultas Pertanian sebanyak 40 orang.

Gamalis menegaskan Kabupaten Berau memiliki potensi besar di berbagai sektor lain, seperti pariwisata, perikanan, hingga perkebunan, yang membutuhkan kesiapan sumber daya manusia (SDM) berkualitas.

Baca Juga :  BBM Langka di Berau, DPRD Pertanyakan Fungsi Jobber dan Sistem Barcode SPBU

“Mudah-mudahan ke depan terbuka fakultas-fakultas yang dapat menunjang sektor-sektor kita di Kabupaten Berau ini, untuk mengganti sumber daya kita yang sama sekali tidak bisa terbarukan lagi,” ujar Gamalis, Rabu (9/9/2026).

Terkait isu wacana pembangunan universitas negeri di wilayah tersebut, Gamalis menyambut baik selama memenuhi persyaratan yang ada.

Baca Juga :  Buntut BBM Langka, DPRD Berau Bakal Panggil Pertamina dan Pengelola Jobber

Namun, ia menilai keberadaan perguruan tinggi swasta seperti Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) saat ini sudah memiliki kualitas bersaing dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Rektor UM Berau Muhammad Bayu mengungkapkan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan potensi daerah. Saat ini, UMB tengah menyiapkan pembukaan program studi baru di bidang Pariwisata dan Perhotelan bekerja sama dengan Poltekpar.

Baca Juga :  GMS Geruduk Kantor Bupati Berau, Desak Akar Kelangkaan BBM Dibuka

“Sesuai yang disampaikan Pak Wabup, bagaimana kita bisa membuka program studi perkebunan, perikanan, dan sebagainya. Ini menjadi konsen kami untuk membantu persoalan di daerah. Kita sadar tambang ini sumber daya yang tidak terbarukan, sementara potensi perikanan dan pariwisata kita banyak, tentu harus diimbangi dengan SDM yang kompeten,” ungkap pihak rektorat UMB. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha