benuakaltim.co.id, BERAU — Proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Berau kini dipastikan semakin transparan dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat luas.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) / Kepala UKPBJ Sekretariat Daerah Kabupaten Berau, Jimmy Arwi Siregar, menegaskan seluruh rangkaian pengadaan barang dan jasa kini terbuka secara online dan transparan. Siapa pun, baik dari lokal maupun luar daerah, dapat memantau dan mengikuti prosesnya secara langsung.
“Prosesnya ini terbuka secara online, siapa pun bisa ikuti sana, orang dari Aceh pernah ikuti, dari Papua juga pernah ikuti,” ujar Jimmy Arwi Siregar dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).
Jimmy menjelaskan pengadaan barang dan jasa tidak hanya sebatas pada proses pemilihan saja, melainkan dimulai dari identifikasi kebutuhan hingga serah terima. Dalam praktiknya, terdapat enam tahapan utama yang harus dilalui:
Dilakukan identifikasi kebutuhan oleh pengguna anggaran atau kuasa pengguna anggaran bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Lalu, menentukan spesifikasi teknis dan persyaratan yang sesuai dengan kebutuhan tanpa melebihi batas ketentuan.
Kemudian, penyusunan dokumen pemilihan oleh Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan. Dilanjutkan dengan proses tender, e-purchasing, hingga pengadaan langsung sesuai ketentuan dan penandatanganan kontrak dan pelaksanaan pekerjaan oleh penyedia pemenang.
Terakhir, penyerahan hasil akhir pekerjaan kepada PPK setelah melalui pemeriksaan.
Menanggapi adanya vendor lokal yang kerap merasa tersisihkan atau belum mendapatkan kesempatan, pihak UKPBJ menegaskan telah menyediakan ruang konsultasi dan coaching clinic bagi para pelaku usaha lokal agar dapat bersaing secara optimal.
“Silakan datang ke UKPBJ karena kami menyediakan ruangan konsultasi dan coaching clinic. Kalau kebutuhannya banyak, kita bisa bedakan pertemuan-pertemuan kecil agar seluruh penyedia jasa lokal dapat ikut serta,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






