benuakaltim.co.id, BERAU – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat di Jalan Pattimura RT 004, Kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kamis (27/8/2026) malam.
Amukan si jago merah yang berlangsung sekitar dua setengah jam tersebut menghanguskan tiga unit rumah warga hingga mengalami kerusakan berat. Dugaan sementara, musibah ini dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu bangunan.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan masih terus mendalami lokasi kejadian guna memastikan penyebab pasti munculnya titik api.
“Diduga akibat korsleting listrik,” ujar Kapolsek Pulau Derawan, AKP Iwan Purwanto, Jumat (28/8/2026).
Kendati kobaran api sempat membumbung tinggi dan merembet cepat, polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden mencekam ini. Namun, dampaknya menghancurkan tempat tinggal warga dengan taksiran kerugian materi yang fantastis.
“Informasi sementara kerugian akibat kebakaran yang merusak tiga rumah kurang lebih Rp695 juta,” ungkap Iwan merincikan total dampak kerugian para korban.
Kata dia, peristiwa ini pertama kali terdeteksi sekitar pukul 19.10 WITA ketika salah seorang saksi mata secara tidak sengaja melihat percikan api dan kepulan asap tebal membubung dari bagian belakang rumah tetangganya yang tengah kosong.
“Sadar akan bahaya besar yang mengancam, saksi berteriak histeris memanggil orang tuanya guna memberitahukan bahwa api sudah mulai membesar dan membakar area rumah di dekat mereka,” imbuhnya.
Tak hanya itu, lantaran panik, menurutnya saksi langsung berlari mendekati titik kejadian untuk memastikan kondisi. Betapa terkejutnya dia saat melihat area dapur rumah korban sudah terkepung jago merah yang kian melahap material bangunan.
“Saksi bersama pemilik rumah yang panik berupaya keras menyiramkan air seadanya ke arah kobaran api sambil berteriak meminta bantuan warga sekitar,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan jeritan histeris tersebut memecah kesunyian malam hingga membuat puluhan warga Kampung Kasai berbondong-bondong datang ke lokasi. Bahkan menurutnya berbekal alat seadanya, warga bahu-membahu menjinakkan api agar tidak merembet ke pemukiman lain.
“Pertarungan sengit melawan si jago merah berlangsung menegangkan hingga akhirnya api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 21.30 WITA,” tegasnya.
Proses pemadaman ini membuahkan hasil berkat aksi cepat warga yang dibantu armada bantuan mobil penjual air tandon yang kebetulan melintas di kawasan Kampung Kasai.
“Dua rumah rusak parah dan satu rumah dapurnya terbakar,” pungkas Iwan. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






