Disdikbud Kaltim Pastikan Seragam Sekolah Gratis Segera Disalurkan, Siswa Baru Diizinkan Pakai Batik Sementara

Plt. Kepala Disdikbud Kaltim, Armin.(FOTO: Aditya Setiawan/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan program bantuan seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru jenjang SMA, SMK, dan SLB tetap berjalan sesuai rencana. Sebanyak sekitar 65 ribu paket seragam akan disalurkan kepada siswa baru di seluruh Kalimantan Timur.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, mengatakan program tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban orang tua sekaligus menjamin seluruh peserta didik memperoleh akses pendidikan yang setara.

“Program seragam sekolah gratis ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat, terutama mengurangi beban biaya yang harus dikeluarkan orang tua pada awal tahun ajaran baru,” ujarnya di Samarinda, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga :  BBPJN Kaltim Lakukan Pekerjaan Rutin Marka Jalan di Ruas Samarinda–Bontang

Armin menjelaskan, selama proses pengadaan hingga distribusi paket seragam berlangsung, siswa baru belum diwajibkan mengenakan seragam nasional putih abu-abu. Sebagai gantinya, mereka diperbolehkan menggunakan seragam batik sekolah saat mengikuti kegiatan belajar mengajar setiap Senin dan Selasa.

Menurutnya, kebijakan tersebut diberikan agar proses belajar tetap berjalan tanpa membebani siswa maupun orang tua yang masih menunggu penyaluran bantuan dari pemerintah.

Baca Juga :  Pemprov Kaltim Susun Ulang Skala Prioritas APBD, Program Nonmendesak Berpotensi Ditunda

“Kami memberikan fleksibilitas kepada sekolah agar siswa tetap bisa mengikuti pembelajaran dengan mengenakan seragam batik selama bantuan seragam belum diterima,” katanya.

Selain memastikan distribusi bantuan berjalan lancar, Disdikbud Kaltim juga mengingatkan seluruh sekolah agar tidak menjual atribut maupun perlengkapan seragam yang telah menjadi bagian dari paket bantuan pemerintah.

“Kami sudah menginstruksikan kepada seluruh satuan pendidikan agar tidak memperjualbelikan atribut yang sudah disediakan melalui program bantuan gratis. Program ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Armin.

Ia menambahkan, penyediaan seragam sekolah gratis merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mengurangi hambatan ekonomi yang sering dihadapi orang tua saat memasuki tahun ajaran baru.

Baca Juga :  KONI Kaltim Siapkan Aplikasi Transparansi Keuangan, Atlet hingga Pelatih Bisa Pantau Penggunaan Anggaran

Dengan adanya program tersebut, diharapkan siswa dapat lebih fokus mengikuti proses pembelajaran tanpa terbebani persoalan biaya perlengkapan sekolah.

“Harapan kami, anak-anak dapat memulai pendidikan dengan tenang, sementara orang tua tidak lagi khawatir dengan biaya pengadaan seragam. Ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mewujudkan pemerataan pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur,” pungkasnya. (*)

Reporter: Aditya Setiawan

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha