benuakaltim.co.id, BALIKPAPAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) kembali menorehkan prestasi di tingkat regional. Dua penghargaan terbaik berhasil diraih dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Kalimantan yang digelar di Balikpapan, Kamis (3/9/2026) malam.
Dalam ajang yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama CNN Indonesia tersebut, Pemprov Kaltim meraih Juara I tingkat provinsi kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan serta Juara I kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengaku bersyukur atas apresiasi yang diberikan pemerintah pusat terhadap kinerja pembangunan di Kaltim, khususnya sektor pendidikan dan kesehatan.
“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur dengan dua prestasi terbaik yang mampu kita raih malam ini. Ke depan, kita harus meningkatkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kita,” ujar Rudy Mas’ud.
Menurut Rudy, capaian tersebut tidak lepas dari berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemprov Kaltim bersama Wakil Gubernur Seno Aji. Salah satunya melalui Program Gratispol yang menyasar sektor pendidikan dan kesehatan.
Meski demikian, penghargaan tersebut dinilai bukan alasan bagi jajaran Pemprov Kaltim untuk berpuas diri. Justru, capaian itu harus menjadi pemicu untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Kalimantan,” katanya.
Rudy juga menekankan pentingnya kolaborasi antarpemerintah daerah di Kalimantan. Menurutnya, persoalan yang dihadapi satu daerah perlu dicarikan solusi secara bersama-sama. Begitu pula dengan inovasi yang berhasil dikembangkan, dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lainnya.
“Ketika peluang besar hadir di Kalimantan, maka semua harus mampu mengambil peran bersama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.
Ia optimis, dengan kolaborasi yang kuat, Kalimantan dapat berkembang menjadi kawasan yang semakin maju, stabil dan berdaya saing serta memberikan kontribusi lebih besar bagi Indonesia.
“Selamat kepada seluruh pemerintah daerah yang menerima apresiasi dan penghargaan. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat untuk terus bekerja, berinovasi, dan memberikan pelayanan terbaik serta manfaat besar bagi masyarakat,” pungkasnya.
Daerah Kaltim Turut Berprestasi
Selain Pemprov Kaltim, sejumlah kabupaten dan kota di Kaltim juga mencatatkan prestasi dalam ajang tersebut. Kota Bontang menjadi salah satu daerah yang meraih hasil terbaik dengan menyabet Juara I tingkat kota kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan serta Juara I kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.
Sementara Kota Samarinda meraih Juara II tingkat kota untuk kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan dan Implementasi Program 3 Juta Rumah. Kabupaten Kutai Kartanegara juga meraih Juara II tingkat kabupaten untuk kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah.
Kemudian Kota Balikpapan menempati Juara II tingkat kota dalam kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. Sedangkan Kabupaten Paser meraih Juara III tingkat kabupaten untuk kategori yang sama.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan penilaian dalam apresiasi tersebut tidak terlepas dari sejumlah indikator kinerja kepala daerah.
“Penilaian tidak jauh dari indikator kinerja kepala daerah. Mulai dari inflasi, penurunan pengangguran, stunting, kemiskinan, kreativitas dalam PAD, penerapan SPM, dan lain-lain,” kata Tito.
Menurutnya, pemberian apresiasi penting dilakukan sebagai bentuk motivasi bagi kepala daerah agar terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan inovasi.
Tito menyebut banyak kepala daerah sebenarnya telah menghasilkan berbagai terobosan dan kreativitas, namun belum banyak mendapat sorotan publik maupun media.
Secara nasional, penilaian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi dibagi menjadi enam regional, yakni Sumatra, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Maluku/Maluku Utara/NTB/NTT, serta Papua.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Direktur Utama dan Pemimpin Redaksi CNN Indonesia Titin Rosmasari, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, serta para bupati dan wali kota se-Kalimantan. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Endah Agustina






