IGGORNAS Kaltim Perkuat Peran Guru Olahraga dalam Mencetak Atlet Berprestasi

Seluruh pengurus pengcab yang menghadiri Musorprov IGORNAS Kaltim. (FOTO: Aditya Setiawan)

benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGGORNAS) Kalimantan Timur kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan atlet usia dini melalui pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) IGGORNAS Kaltim 2026 di Gedung KONI Kaltim, Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para guru olahraga se-Kaltim untuk memperkuat peran mereka sebagai garda terdepan dalam menemukan dan mengembangkan potensi atlet sejak di lingkungan sekolah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman Rading, mengatakan IGGORNAS memiliki posisi strategis dalam sistem pembinaan olahraga daerah. Menurutnya, keberadaan guru olahraga sangat penting untuk mendukung program pencarian bakat atlet yang selama ini dijalankan Dispora Kaltim.

Baca Juga :  Komisioner KIP: TAGUPP Kaltim Termasuk Badan Publik dan Harus Membuka Informasi kepada Masyarakat

Ia menjelaskan, melalui Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO), Dispora Kaltim terus melakukan pemanduan bakat di berbagai kabupaten dan kota. Namun, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada peran guru olahraga yang berinteraksi langsung dengan peserta didik.

“Langkah pemanduan bakat sudah kami lakukan di daerah-daerah. Karena itu, kami sangat mengharapkan guru olahraga dapat menjadi ujung tombak pembinaan untuk melihat talenta-talenta atlet di usia dini. IGGORNAS membawa harapan besar bagi kami dalam mencari bibit unggul atlet Kaltim,” ujar Rasman saat dikonfirmasi, Ahad (31/5/2026).

Pandangan serupa disampaikan Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras. Ia menilai banyak atlet yang kini mengharumkan nama Kalimantan Timur berawal dari proses pembinaan yang dilakukan guru olahraga di sekolah.

Baca Juga :  Anderiy Syachrum Kembalikan Berkas Pencalonan Ketua KONI Kaltim, Klaim Dukungan Mayoritas Cabor

Menurut Rusdiansyah, guru olahraga memiliki kemampuan alami dalam mengidentifikasi potensi peserta didik yang dapat dikembangkan menjadi atlet berprestasi.

“Guru olahraga adalah talent scouter alami. Bapak dan Ibu sekalian adalah pihak pertama yang melihat potensi fisik anak-anak kita di lapangan sekolah. Tanpa sentuhan awal dari guru olahraga, KONI dan Pengprov Cabor akan kesulitan mendapatkan bahan baku atlet potensial untuk dibina menuju prestasi emas,” katanya.

Ia berharap Musorprov IGGORNAS Kaltim tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga wadah untuk mengevaluasi program yang telah berjalan, menyusun langkah strategis ke depan, serta memilih kepengurusan yang mampu memperkuat pembinaan olahraga di daerah.

Baca Juga :  Didukung Penuh Pemilik Suara, Anderiy Syachrum Berpeluang Besar Pimpin KONI Kaltim

“KONI Kaltim selalu siap membuka pintu sinergi agar mata rantai pembinaan atlet dari sekolah hingga ke Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) tidak pernah terputus,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua IGGORNAS Kaltim, Syahruddin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Musorprov. Ia berharap forum tersebut dapat menghasilkan berbagai rekomendasi yang bermanfaat bagi kemajuan olahraga prestasi di Kalimantan Timur.

Musorprov IGGORNAS Kaltim 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh olahraga dan kepemudaan, di antaranya Ketua DPD KNPI Kaltim Arief Rahman Hakim serta akademisi olahraga Rohandy. (*)

Reporter: Aditya Setiawan

Editor: Ramli

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha