benuakaltim.co.id, BERAU – Persoalan infrastruktur jalan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, kembali menjadi sorotan tajam.
Anggota Komisi III DPRD Berau, Grace Warastuty Langsa, mendesak adanya koordinasi yang lebih intensif antara pihak swasta dan pemerintah daerah untuk mempercepat perbaikan akses jalan yang kini dikeluhkan warga.
Grace menekankan, perbaikan jalan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan sinergi antara perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.
Menurutnya, kelancaran akses transportasi adalah kunci utama bagi mobilitas dan kesejahteraan masyarakat. Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi warga di pelosok kampung yang kesulitan beraktivitas akibat fasilitas jalan yang tidak memadai.
“Kasihan masyarakat kalau fasilitas jalanan kurang memadai. Mereka mau keluar masuk daerah atau kampung jadi sulit,” ujar Grace dalam sebuah diskusi terkait percepatan proyek infrastruktur Selasa (14/4/2026).
Ia menambahkan, jika jalan sudah mulus dan transportasi lancar, hal tersebut akan menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan memberikan perhatian serius terhadap pembangunan di tingkat bawah.
Tak main-main, Grace mendorong pemerintah daerah untuk segera merealisasikan proyek perbaikan jalan sesuai target yang telah ditentukan.
Jika progres di lapangan jalan di tempat atau tidak sesuai ekspektasi, DPRD Berau tidak segan untuk mengambil langkah tegas.
“Kita lihat pelaksanaannya, mudah-mudahan cepat terealisasi. Kalau tidak sesuai target, DPRD (bisa) memanggil pihak terkait,” tegasnya.
Selain pemanggilan resmi, Grace juga membuka peluang untuk melakukan kunjungan lapangan guna meninjau langsung kendala yang dihadapi para pengusaha maupun kontraktor di lapangan.
“Langkah ini diambil agar semua pihak bisa bersinergi mencari solusi demi kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina






