DLHK Berau Genjot Penanganan Sampah hingga ke Kecamatan

Kepala DLHK Kabupaten Berau, Zulkifli Azhari. (FOTO: GEORGIE/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, BERAU– Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau menegaskan penanganan masalah sampah kini menjadi prioritas utama yang mendesak.

Tidak hanya di pusat kota, persoalan kebersihan kini merambah hingga ke seluruh kecamatan di Kabupaten Berau.

Kepala DLHK Kabupaten Berau, Zulkifli Azhari, mengungkapkan sampah adalah persoalan krusial yang terus tumbuh seiring dengan perkembangan komunitas masyarakat.

“Masalah sampah ini masalah yang tidak bisa terhenti. Setiap ada komunitas, setiap ada orang, masalah sampah pasti ada. Dan itu sangat berpengaruh terhadap lingkungan,” ujar Zulkifli saat memberikan keterangan, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga :  Luft Coffee di Tepian Berau Sajikan Menu Kopi dengan Nama Unik

Menyadari beban kerja yang besar, Zulkifli mengaku telah menginstruksikan jajarannya, terutama Unit Pelaksana Teknis (UPT) di berbagai wilayah, untuk lebih serius menangani titik-titik penumpukan sampah.

Menurutnya, kebersihan tidak boleh hanya terfokus pada estetika kota, melainkan harus merata hingga ke tingkat kecamatan agar dampak lingkungan bisa diminimalisir.

Di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami efisiensi, DLHK Berau menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga :  DPMK Berau Siapkan Gebrakan Baru untuk Masyarakat Adat

Zulkifli menyoroti, pemerintah tidak bisa berjalan sendirian sebagai operator tunggal dalam mengelola limbah. Ia mendorong pihak swasta dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Berau untuk turut serta mengambil tanggung jawab, terutama terkait limbah industri.

“Kita berharap ada pihak-pihak swasta yang memberikan masukan atau bekerja sama dengan pemerintah berkaitan penanganan sampah. Apalagi limbah-limbah industri juga ada, mereka harus peduli,” tegasnya.

Munculnya aspirasi mengenai pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) atau penyediaan tong sampah besar di wilayah hulu dan pesisir juga menjadi catatan bagi DLHK.

Baca Juga :  Hari Pertama Menjabat, Kadisbudpar Berau Bakal Bereskan Masalah Kebersihan dan Penataan Destinasi Wisata

Selama ini, sebagian besar sampah masih ditarik ke pusat kota untuk dibuang ke TPA utama.

Merespons hal tersebut, Zulkifli berjanji akan menjadikannya bahan evaluasi untuk memperbaiki koordinasi pengelolaan sampah di masa mendatang.

“Dengan kondisi keuangan sekarang yang efisiensi, tentu kita berharap banyak pihak swasta turut andil. Karena mereka juga memproduksi sampah, jadi harus membantu pemerintah,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *