Dinkes Kaltim Perkuat Peran 41 Ribu Nakes, Pemerataan SDM Kesehatan Terus Didorong

Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin. (FOTO: Aditya Setiawan)

benualaltim.co.id, SAMARINDA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan mengoptimalkan peran 41.916 tenaga kesehatan (nakes) yang tersebar di berbagai fasilitas pelayanan medis di seluruh daerah.

Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, mengatakan peningkatan jumlah dan pemerataan tenaga kesehatan masih menjadi fokus utama pemerintah daerah, terutama untuk memenuhi kebutuhan layanan di wilayah yang masih kekurangan tenaga medis.

“Pemenuhan dan pemerataan tenaga kesehatan masih kami upayakan dan ini juga didukung pemerintah pusat,” ujarnya di Samarinda, Kamis.

Menurut Jaya, distribusi sumber daya manusia kesehatan di Kaltim saat ini masih belum merata. Karena itu, pemerintah terus mendorong penempatan tenaga medis, khususnya di puskesmas yang berada di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Berdasarkan data Dinkes Kaltim, Kota

Baca Juga :  Dinsos Kaltim Matangkan Persiapan Sekolah Rakyat, Target Beroperasi Juli 2026

Samarinda menjadi daerah dengan jumlah tenaga kesehatan terbanyak, yakni mencapai 9.635 orang. Posisi berikutnya ditempati Kota Balikpapan dengan 9.489 tenaga kesehatan.

Kabupaten Kutai Kartanegara berada di urutan ketiga dengan 5.200 tenaga kesehatan, disusul Kabupaten Kutai Timur sebanyak 4.212 orang.
Sementara itu, Kabupaten Paser memiliki 2.974 tenaga kesehatan dan Kabupaten Berau sebanyak 2.724 orang. Jumlah tersebut tidak jauh berbeda dengan Kota Bontang yang memiliki 2.508 tenaga kesehatan serta Kabupaten Kutai Barat sebanyak 2.506 orang.

Baca Juga :  Kaltim Sambut Positif Kebijakan Ekspor Satu Pintu SDA Strategis, Tekankan Pentingnya Kepercayaan Pasar

Di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), yang sebagian wilayahnya masuk kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), tercatat tersedia 1.763 tenaga kesehatan. Sedangkan Kabupaten Mahakam Ulu masih menjadi daerah dengan jumlah tenaga kesehatan paling sedikit, yakni hanya 905 orang.

Jaya mengungkapkan, dari total tenaga kesehatan yang ada di Kaltim, jumlah dokter umum saat ini baru mencapai 2.348 orang. Sementara tenaga dokter gigi tercatat sebanyak 651 orang.

Baca Juga :  Pemprov Kaltim Siapkan Nobar Piala Dunia 2026

“Secara keseluruhan dari total puluhan ribu pekerja tersebut, proporsi jumlah dokter umum di Kaltim baru menyentuh angka 2.348 orang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, komposisi terbesar tenaga kesehatan di Kaltim masih didominasi oleh perawat serta berbagai tenaga kesehatan fungsional lainnya yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

Dinkes Kaltim berharap upaya pemerataan dan penambahan tenaga kesehatan dapat terus dilakukan sehingga akses layanan kesehatan yang berkualitas dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat hingga ke wilayah terpencil. (*)

Reporter: Aditya Setiawan

Editor: Ramli

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha