Gubernur Rudy Mas’ud: Pendidikan dan SDM Jadi Investasi Terbaik untuk Masa Depan Kaltim

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud. (FOTO: GEORGIE/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, BERAU– Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud menegaskan pendidikan dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan investasi terbaik yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah. Hal tersebut disampaikannya saat membuka ruang dialog bersama ribuan mahasiswa dan masyarakat Kalimantan Timur di Kabupaten Berau.

Dalam orasinya, Rudy mengutip pesan Presiden ke-3 RI, BJ Habibie, tentang pentingnya membangun daerah berbasis SDM, bukan sekadar mengandalkan Sumber Daya Alam (SDA) yang suatu saat akan habis. “SDM tidak akan habis, sementara SDA ada batasnya. Pendidikan adalah pilar utama dan fondasi untuk memutuskan rantai kemiskinan serta kemunduran di Kaltim,” ujar Rudy di hadapan para peserta dialog, Jumat (24/7/2026).

Baca Juga :  Pemprov Kaltim Perketat Pengawasan Kapal Wisata Demi Lindungi Terumbu Karang Berau

Di tengah penyampaian program, Rudy sempat membagikan motivasi khusus kepada para mahasiswa yang hadir. Menurutnya, kesuksesan seseorang 80 persen ditentukan oleh soft skill dan kemampuan human relation, sementara jalur akademik formal hanya menyumbang sekitar 20 persen.

Gubernur Kaltim tersebut kemudian membeberkan lima langkah kunci untuk meraih keberhasilan di antaranya, kerja ikhlas, keberanian, cerdik, komunikasi dan takdir.

“Kalau cuma pintar, yang pintar banyak. Kalau cuma cerdas, yang cerdas juga banyak. Tapi yang berkarakter, berakhlak, dan punya human relation baik, itu yang penting. Jika punya poin keempat dan kelima, insya Allah bisa jadi konglomerat,” kelakar Rudy yang disambut gelak tawa para mahasiswa.

Baca Juga :  BBPJN Kaltim Bangun Cross Drainase di STA 30 Ruas Bontang–Sangatta, Target Atasi Banjir Tahunan

Tak sekadar memberikan motivasi, dalam kesempatan tersebut Pemprov Kaltim menyerahkan bantuan pendidikan melalui program Gratispol kepada 1.040 mahasiswa di Kabupaten Berau dengan total nilai mencapai Rp 4.490.000.000 (Rp 4,49 Miliar).

Rincian alokasi bantuan program Gratispol di Berau tersebut meliputi Politeknik Sinar Mas Berau 185 mahasiswa dengan total bantuan Rp 925 juta, STIT Muhammadiyah Tanjung Redeb 108 mahasiswa total bantuan Rp 537,55 juta dan Universitas Muhammadiyah Berau 747 mahasiswa dengan total bantuan Rp 3,035 miliar.

Selain mahasiswa, Pemprov Kaltim juga menyalurkan insentif bagi para tenaga pendidik di Berau sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka. Bantuan insentif senilai Rp 500.000 per bulan selama 6 bulan disalurkan kepada 921 Guru TK/KB/RA/TPA, 360 Guru SD/MI dan 409 Guru SMP/MTs. Tak berhenti di sektor pendidikan formal, program Gratispol juga menyasar 360 penjaga rumah ibadah lintas agama di Kabupaten Berau.

Baca Juga :  Tingkatkan Keselamatan dan Kesejahteraan Masyarakat, BBPJN Kaltim Gencarkan Pemeliharaan Rutin dan Penambalan Jalan

Bantuan tersebut diberikan kepada 209 penjaga rumah ibadah Islam, 124 penjaga rumah ibadah Kristen, 23 penjaga rumah ibadah Katolik, 2 penjaga rumah ibadah Hindu, dan 2 penjaga rumah ibadah Buddha.

“Seluruh bantuan ini mencerminkan semangat program Gratispol, yaitu menghadirkan kebijakan yang inklusif, berkeadilan, tanpa memandang suku, agama, maupun etnis. Mari kita jadikan ini ikhtiar bersama demi Kaltim yang lebih maju dan sejahtera,” tutup Rudy. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha