benuakaltim.co.id, BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan proyek pemasangan kamera pengawas atau CCTV di wilayah perkotaan tetap berjalan dan ditargetkan rampung pada tahun ini. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pemantauan keamanan, ketertiban, hingga arus lalu lintas di kawasan perkotaan.
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengungkapkan saat ini proyek tersebut sedang memasuki tahap lelang setelah sebelumnya sempat mengalami penyesuaian mekanisme pengadaan.
“Saat ini dalam proses lelang. Kemarin itu sebenarnya sudah mau lewat e-Katalog, tetapi setelah konsultasi dengan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), ternyata ada dua jenis kegiatan, yakni jasa dan modal. Sehingga mekanismenya harus lelang lepas,” ujar Didi saat ditemui wartawan, Rabu (19/8/2026).
Ia berharap proses lelang ini dapat berjalan lancar sehingga target pelaksanaan pengerjaan fisik CCTV dapat diselesaikan tepat waktu. Didi menjelaskan, pada tahap awal ini pihak Diskominfo Berau memprioritaskan kawasan perkotaan dengan menyiapkan puluhan titik pengawasan.
“Untuk sementara ada 25 titik di wilayah perkotaan dulu,” kata Didi.
Nantinya, pengoperasian CCTV ini akan disinergikan dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau, khususnya untuk memantau situasi lalu lintas. Pihaknya juga telah merencanakan kehadiran Command Center sebagai pusat kendali dan pemantauan terpadu.
Meskipun pembangunan gedung khusus Command Center belum dapat direalisasikan akibat penyesuaian efisiensi anggaran daerah, Diskominfo telah menyiapkan ruang internal kantor untuk difungsikan sementara.
Selain proyek CCTV, Diskominfo Berau juga tengah mematangkan program strategis lainnya hingga akhir tahun, salah satunya adalah aplikasi terpadu bernama Rapun. Aplikasi ini dirancang untuk menghimpun seluruh data dan informasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mempermudah pelayanan publik.
Terkait kendala jaringan internet di wilayah pedesaan atau titik-titik tertentu, Didi memastikan pihak Pemkab Berau terus sigap merespon setiap keluhan warga.
“Sampai saat ini alhamdulillah jaringan masih berjalan lancar. Kalau ada kendala, biasanya teman-teman wartawan atau kepala kampung langsung menghubungi kami. Kami punya grup WhatsApp khusus untuk merespon dan menangani dengan cepat masalah jaringan tersebut,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






