benuakaltim.co.id, BERAU – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh dunia pendidikan tanah air. Adhiyasta, siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Berau, Kalimantan Timur, berhasil melenggang ke tingkat internasional dan siap bertanding membawa nama Indonesia dalam ajang Hong Kong International Mathematical Olympiad (HKIMO).
Kepala MIN 1 Berau, Winarsih, tak mampu menyembunyikan rasa bangga dan harunya atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh anak didiknya tersebut.
“Saya selaku kepala sekolah dan seluruh guru serta guru pendamping sangat bangga sekali. Ini prestasi yang sangat luar biasa yang bisa dicapai oleh anak didik MIN 1 Berau,” ujar Winarsih saat dihubungi, Jumat (21/8/2026).
Winarsih menegaskan, capaian Adhiyasta tidak hanya mendongkrak nama baik madrasah, tetapi juga menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Kabupaten Berau di kancah nasional maupun internasional.
Keberhasilan Adhiyasta melangkah ke Hong Kong bukanlah hasil instan. Di balik capaian tersebut, ada kerja keras intensif dan sinergi kuat antara pihak sekolah serta orang tua. Winarsih mengungkapkan proses bimbingan dilakukan secara maraton di luar jam belajar formal agar tidak mengganggu kegiatan akademis rutin di kelas.
“Setiap Sabtu dan Minggu tetap ada bimbingan di sekolah selama 1,5 jam. Pihak madrasah sebenarnya memberi kelonggaran jika ingin bimbingan di jam belajar, tetapi selama ini selalu dilakukan setelah pembelajaran kelas selesai,” jelas Winarsih.
Sosok di balik gemblengan rutin ini adalah guru pembimbing dedicated, Akbar Arfah, S.Pd. Selain bimbingan tatap muka, proses pendampingan juga terus berjalan secara online serta melibatkan lembaga bimbingan belajar luar yang ada di Kabupaten Berau.
Kunci sukses keberhasilan Adhiyasta, menurut Winarsih, terletak pada komunikasi dan sinergi yang sangat harmonis antara guru pembimbing dan orang tua siswa.
“Komunikasi selalu dilakukan, baik melalui tatap muka maupun chat WhatsApp. Dukungan orang tua Adhiyasta sangat luar biasa, mereka benar-benar berinvestasi untuk pendidikan anaknya,” ungkapnya.
Menjelang keberangkatan Adhiyasta ke Hong Kong, seluruh keluarga besar MIN 1 Berau dan masyarakat berharap sang siswa mampu mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi.
“Harapan kami tentunya berhasil membawa pulang medali emas. Namun apa pun hasilnya nanti, kami semua sudah sangat bangga dengan Adhiyasta dan orang tuanya,” tambah Winarsih.
Keberhasilan Adhiyasta ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa MIN 1 Berau lainnya untuk berani bermimpi dan mengukir prestasi. Winarsih berpesan agar para siswa memanfaatkan wadah pengembangan bakat yang telah disediakan madrasah, seperti 20 kegiatan ekstrakurikuler yang aktif berjalan.
“Pesan saya kepada seluruh siswa, ayo semangat belajar dan cetak prestasi sebanyak-banyaknya di tingkat apa pun. Untuk para orang tua, terus dukung dan arahkan anak-anak sesuai bidang bakat mereka,” tutupnya. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






