Bupati Sri Juniarsih Pastikan Kesiapan Armada untuk Operasi Modifikasi Cuaca

TINJAU: Bupati Berau Sri Juniarsih Mas bersama Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto turun langsung mengecek kesiapan armada pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Bandar Udara Kalimarau, Senin (24/8/2026) kemarin. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU – Langit Kabupaten Berau mulai disemprot bahan semaian awan usai Bupati Berau Sri Juniarsih Mas bersama Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto turun langsung mengecek kesiapan armada pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Bandar Udara Kalimarau, Senin (24/8/2026) kemarin.

Pengecekan armada udara ini dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan siap tempur memicu hujan buatan demi mengguyur titik api karhutla dan menghentikan ancaman kekeringan yang kian mencekam di wilayah tersebut.

Baca Juga :  3 Hari Menghilang Usai Melaut, Nelayan Tanjung Batu Ditemukan Meninggal Dunia

“Langkah memancing hujan buatan ini merupakan tindak lanjut konkret usai Pemerintah Kabupaten Berau melayangkan surat darurat dan berkoordinasi intensif dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta BMKG RI,” ucapnya Sri Juniarsih Mas, Selasa (25/8/2026).

Sri Juniarsih menegaskan, Pemkab Berau telah mengerahkan seluruh cara untuk menumpas karhutla, mulai dari penerjunan tim darat, menggelar salat Istisqa untuk memohon hujan, hingga akhirnya menerapkan teknologi modifikasi cuaca.

Baca Juga :  Imbas Asap Karhutla, Sekolah di Berau Diliburkan

Ia berharap penuh agar operasi udara ini efektif memancing hujan deras, sehingga kepungan titik api padam total dan warga Berau bisa bernapas lega terbebas dari ancaman racun kabut asap.

Gayung bersambut, BNPB merespons cepat permintaan darurat tersebut dengan menerjunkan tim ahli dan menjadwalkan gempuran modifikasi cuaca selama lima hari ke depan dengan memanfaatkan potensi awan hujan yang ada.

Sementara itu, Analis Kebencanaan Ahli Madya Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB, Tono Sumarsono, menegaskan pemerintah pusat menerjunkan bantuan penuh karena penanganan krisis karhutla di daerah membutuhkan sinergi lintas lembaga.

Baca Juga :  Modifikasi Cuaca Tak Sembarangan Dilakukan, Begini Penjelasannya

“Tak tanggung-tanggung, BNPB langsung menyiagakan satu unit pesawat khusus Cessna Grand Caravan 208B yang ditarik dari misi serupa di Kalimantan Selatan untuk digeser menuntaskan krisis karhutla di Berau,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha