benuakaltim.co.id, BERAU – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau bersiap mengambil langkah tegas terkait keselamatan wisatawan di tengah kondisi kedaruratan yang berpotensi mengancam objek wisata lokal, khususnya kawasan pesisi
Objek wisata Air Terjun Tembalang dan Bukit Mincau harus ditutup terhitung mulai 31 Agustus 2026.
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, menegaskan penutupan sementara objek wisata menjadi opsi terbaik demi mengutamakan keamanan dan keselamatan para pengunjung serta kelestarian destinasi itu sendiri.
“Kondisi ini tidak memungkinkan kalau kita tetap membuka sebagaimana mestinya. Penutupan ini adalah langkah terbaik demi menjaga keamanan, keselamatan, serta menyelamatkan destinasi wisata itu sendiri,” ujar Yudha saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026).
Terkait skenario durasi penutupan, pihak Disbudpar akan terus melakukan evaluasi ketat berkala setiap pekannya untuk memantau situasi di lapangan.
“Kalau untuk waktu, kita pantau per minggu ya, karena kondisi kedaruratan ini dipantau per minggu. Jika minggu ini situasi membaik, tentu kita harapkan bisa kembali normal,” jelasnya.
Yudha menambahkan, opsi penutupan ini juga akan menyasar destinasi di wilayah pesisir apabila situasi dinilai riskan. Pihaknya kini tengah berkoordinasi intensif dengan para pengelola destinasi untuk mengumpulkan data terkini.
“Kami akan koordinasikan dengan teman-teman pengelola untuk menyampaikan kondisi terkini di destinasinya masing-masing. Jika memang perlu penyelamatan, kita berikan imbauan untuk ditutup sementara,” pungkas Yudha. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






