Pasien ISPA Melonjak, RSUD Abdul Rivai Hadapi Keterbatasan Fasilitas Rawat Inap

Direktur RSUD Abdul Rivai, dr. Jusram. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU — Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Berau mengalami tren peningkatan. Lonjakan pasien ini diduga kuat berkaitan langsung dengan kondisi polusi udara yang terjadi belakangan ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur RSUD Abdul Rivai, dr. Jusram. Menurutnya, meski ada kenaikan jumlah pasien ISPA yang datang berobat, situasinya masih terkendali.

“Kalau yang kami dapat informasinya minggu ini ya masih seperti biasa saja sih. Cuma ya memang beberapa pasien ISPA ya mungkin karena pengaruh apa namanya? polusi udara, tapi peningkatannya juga tidak terlalu signifikan,” ujar dr. Jusram, Selasa (15/9/2026).

Baca Juga :  Kontingen Berau Hadapi Kendala Anggaran untuk Keberangkatan Porprov VIII Kaltim di Paser

Di tengah peningkatan kunjungan pasien, pihak RSUD Abdul Rivai dihadapkan pada tantangan keterbatasan fasilitas ruangan. Hingga saat ini, pemanfaatan fasilitas di gedung baru RSUD masih belum bisa dilakukan secara maksimal.

dr. Jusram menjelaskan operasional gedung baru terkendala oleh anggaran pemeliharaan serta fasilitas lanjutan.

“Saat ini, pelayanan rawat inap masih terbatas di area Instalasi Gawat Darurat (IGD),” bebernya.

Kata dia rumah sakit masih menunggu alokasi anggaran daerah untuk merampungkan pemanfaatan lantai 2 dan lantai 3 gedung baru.

Baca Juga :  Maratua Jazz 2026 Siap Digelar November

“Pemanfaatan gedung baru saat ini masih sebatas area IGD sambil menunggu kepastian pendanaan lebih lanjut,” jelasnya.

Guna mengatasi persoalan infrastruktur dan peningkatan mutu layanan kesehatan, manajemen RSUD Abdul Rivai tidak tinggal diam. dr. Jusram menyatakan bahwa pihaknya berencana mendatangi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk mencari solusi pendanaan.

“Besok rencananya kami berangkat ke Kemenkes meminta bantuan dari pusat, siapa tahu ada anggaran untuk pemanfaatan gedung baru itu,” ungkapnya.

Sebab bagi dia pengajuan anggaran khusus untuk optimalisasi dan pemanfaatan gedung baru rumah sakit.

Baca Juga :  Bupati Berau Dorong UMB Buka Prodi Pariwisata, Kebidanan dan Keperawatan

“Koordinasi terkait pemeliharaan fasilitas gedung agar dapat segera beroperasi penuh,” jelasnya.

Lebih lanjut kata dia pengadaan serta peremajaan alat-alat medis utama yang sudah termakan usia, seperti mesin CT Scan dan alat penunjang medis lainnya.

“Dengan langkah jemput bola ke pemerintah pusat ini, manajemen berharap fasilitas kesehatan di RSUD Abdul Rivai dapat segera ditingkatkan demi memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat Berau yang membutuhkan perawatan medis,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha