benuakaltim.co.id, BERAU — Sektor pertambangan di Kabupaten Berau rupanya tidak lagi berdiri sendirian sebagai satu-satunya magnet penanaman modal.
Berdasarkan catatan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, peta investasi kini mulai bergeser dan menunjukkan diversifikasi yang menjanjikan.
Kepala DPMPTSP Berau, Nanang Bakran, mengungkapkan meskipun sektor pertambangan dan perkebunan masih mendominasi, sektor ketahanan pangan kini melesat menjadi salah satu primadona baru bagi para investor.
“Masih sektor tambang, sama perkebunan, sama ketahanan pangan. Tiga itu yang masih menjadi unggulan kita,” ujar Nanang, Selasa (15/9/2026).
Nanang merinci, lonjakan investasi yang signifikan dalam periode sebelumnya sempat disumbangkan oleh sektor industri kertas dengan nilai mencapai kisaran angka satu triliun rupiah lebih, sementara sektor lainnya cenderung stabil.
Ke depan, DPMPTSP Berau tidak ingin berpangku tangan. Pemerintah daerah terus menggenjot sektor pariwisata yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan. Upaya jemput bola pun terus dilakukan untuk menarik minat para investor luar daerah.
“Hari ini kami ke Samarinda, alhamdulillah Berau dapat nominasilah untuk program piCAT (Perkumpulan Investasi Kalimantan Timur),” jelasnya.
Melalui ajang promosi investasi tingkat regional tersebut, Nanang berharap pintu gerbang investasi di Bumi Batiwakkal semakin terbuka lebar dan menjadi daya dorong baru bagi perekonomian lokal. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






