HUT ke-73 Berau, Sri Juniarsih Ingatkan Warga Tak Mudah Terprovokasi dan Jaga Persatuan

Bupati Berau, Sri Juniarsih. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU — Bupati Berau Sri Juniarsih Mas memberikan pesan tegas kepada seluruh masyarakat Kabupaten Berau agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan di momen perayaan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau.

Ia mewanti-wanti warga agar tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang sengaja ingin memecah belah kedamaian daerah.

“Di hari jadi Kabupaten Berau yang ke-73, tentu kita harapkan adalah kita tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Dan saya sangat mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Sri Juniarsih saat ditemui, Senin (14/9/2026).

Baca Juga :  Bupati Berau Dorong UMB Buka Prodi Pariwisata, Kebidanan dan Keperawatan

Sri Juniarsih menegaskan, penyelesaian berbagai persoalan di Berau seharusnya dapat ditempuh dengan kepala dingin, hati yang tenang, serta komunikasi yang baik, tanpa perlu melalui cara-cara yang memancing kericuhan.

Baca Juga :  Perjuangkan Tambahan Kuota BBM di Berau ke Pemerintah Pusat

Ia juga menegaskan pintu kantornya selalu terbuka bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara damai dan bermartabat, alih-alih melakukan aksi turun ke jalan yang berisiko ditunggangi kepentingan pihak tertentu.

“Sebenarnya sih tidak harus ada aksi, sebenarnya. Masyarakat Berau ketika ingin beraudiensi dengan kepala daerah, silakan di kantor, saya menerima mereka,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemkab Berau Apresiasi Bantuan Raffi Ahmad dan Sespim Polri untuk Korban Karhutla Kampung Merasa

Sebagai kepala daerah sekaligus representasi warga lokal Berau yang berdarah Kesultanan Gunung Tabur, Sri Juniarsih selalu mengedepankan keharmonisan dalam merawat keragaman demi kemajuan bersama.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan hari jadi kabupaten sebagai momentum sakral mempererat silaturahmi, alih-alih terperangkap dalam provokasi yang merugikan daerah sendiri. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha