Tetap Realisasikan Program Unggulan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU – Di balik keterbatasan anggaran yang ada, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas memastikan program-program unggulan yang menjadi janji politiknya bersama Wakil Bupati Gamalis tetap akan direalisasikan.

Hal tersebut diungkapkannya bertepatan dengan momentum hari ulang tahun Kabupaten Berau yang ke-73 dan Hari Jadi ke-216 Tanjung Redeb.

Menurut Sri Juniarsih, pemerintah daerah terus berupaya membangun saling pengertian dan mencari solusi terbaik agar visi kesejahteraan masyarakat dapat terwujud meskipun di tengah efisiensi fiskal.

Baca Juga :  Maratua Jazz 2026 Siap Digelar November

“Walaupun mungkin kita akan melaksanakan dengan kemampuan anggaran yang ada, tetapi itulah yang ada saat ini. Intinya bagaimana kami bisa merealisasikan janji-janji kami sebagai pelayan masyarakat dengan keterbatasan anggaran yang ada,” ujarnya, Selasa (15/9/2026).

Menyinggung potensi daerah, Sri Juniarsih menyebut Berau sebagai kabupaten yang sangat kaya dengan potensi luar biasa.

Ke depan, fokus pembangunan tidak hanya bergantung pada sumber daya alam konvensional, tetapi mulai bertransisi menuju sektor pariwisata yang didukung oleh ekonomi kreatif dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Baca Juga :  Baliho Politik Bermunculan, Madri Pani Tegaskan Belum Tentukan Langkah Politik

Untuk menyiasati keterbatasan anggaran daerah, Pemkab Berau memilih untuk memperkuat koordinasi serta membangun hubungan erat dengan berbagai kementerian, termasuk Kementerian Kesehatan dan kementerian terkait lainnya di tingkat pusat.

Langkah ini dinilai krusial, terlebih dengan status Berau sebagai salah satu daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia berharap sinergi tersebut dapat semakin mengangkat reputasi Berau di tingkat nasional.

Baca Juga :  Bupati Berau Dorong UMB Buka Prodi Pariwisata, Kebidanan dan Keperawatan

Terkait pelaksanaan program di tengah tantangan anggaran tahun 2026, Sri Juniarsih meminta masyarakat untuk melihat perbandingannya pada tahun anggaran berikutnya, seiring dengan proyeksi pengelolaan anggaran yang lebih optimal di masa mendatang.

“Ini kan anggaran tahun 2026. Nanti tahun 2027 beda itu nanti, karena sudah mulai jalan anggaran yang kita mengelola anggaran,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha