Kerusakan Teras Samarinda Pasca Aksi Ditaksir Rp10 Juta, Perbaikan Ditargetkan Rampung 5 Hari

Andi Harun saat mengecek kondisi Teras Samarinda usai aksi demonstrasi 21 April 2026 lalu. (FOTO: Aditya Setiawan)

benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda mencatat kerusakan ringan pada sejumlah fasilitas di kawasan Teras Samarinda usai aksi unjuk rasa 21 April 2026. Total kerugian ditaksir berada di kisaran Rp10 juta.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan hal tersebut saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi bersama jajaran Pemkot, Rabu (22/4/2026). Ia mengaku sempat mengantisipasi kemungkinan kerusakan lebih besar, mengingat jumlah massa aksi yang cukup banyak.

Baca Juga :  Pemkot Samarinda Uji Coba WFH ASN, Kepatuhan Baru Capai 32 Persen

“Dengan jumlah massa kemarin, sebenarnya kami sudah bersiap untuk kemungkinan terburuk. Tapi ternyata tidak ada kerusakan yang menonjol,” ujarnya.

Dari hasil pengecekan di lapangan, kerusakan ditemukan pada beberapa titik, di antaranya pagar pembatas di area teras tahap II, bagian lantai, serta batu andesit yang mengalami pengelupasan.

Baca Juga :  Pemkot Samarinda Uji Coba WFH ASN, Kepatuhan Baru Capai 32 Persen

“Yang cukup terlihat hanya satu di bagian pembatas jalan dengan teras. Kemudian pagar di area tahap dua, tapi itu pun masih dalam kategori ringan dan bisa diperbaiki,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut masih tergolong terkendali dan tidak mengganggu fungsi utama kawasan. Perbaikan pun langsung dikerjakan agar fasilitas publik bisa kembali digunakan secara optimal.

Baca Juga :  Pemkot Samarinda Uji Coba WFH ASN, Kepatuhan Baru Capai 32 Persen

“Perbaikan sudah mulai hari ini. Kami targetkan dalam waktu sekitar lima hari, kondisinya sudah kembali seperti semula,” tutup Andi Harun. (*)

Reporter: Aditya Setiawan

Editor: Ramli

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *