benuakaltim.co.id, BERAU– Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pendidikan tengah melakukan langkah besar dalam menata sistem pendidikan di wilayahnya.
Sejumlah sekolah filial atau sekolah kelas jauh yang selama ini beroperasi di bawah naungan pemerintah daerah kini mulai didorong untuk beralih status menjadi sekolah swasta.
Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengungkapkan kebijakan ini diambil untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memperluas kontribusi sektor swasta terhadap dunia pendidikan di Bumi Batiwakkal.
Menurut Mardiatul, transisi sekolah filial menjadi swasta bertujuan agar beban pengelolaan tidak lagi sepenuhnya bertumpu pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab).
Dengan melibatkan perusahaan atau pihak ketiga, diharapkan kualitas pendidikan justru semakin meningkat.
“Kita minta sekolah-sekolah filial ini, terutama yang didukung perusahaan, untuk menjadi sekolah swasta. Tujuannya agar mereka juga berkontribusi langsung terhadap pendidikan kita,” ujar Mardiatul, Senin (4/5/2026).
Ia menegaskan, perkembangan pendidikan tidak boleh hanya dilihat dari sudut pandang pemerintah daerah saja, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama dengan pihak ketiga.
Sebagai bentuk nyata dari kebijakan ini, Mardiatul sebelumnya sudah menyusun skema salah satu sekolah filial yang pengelolaannya kini diserahkan kepada pihak swasta.
“Hari ini saya meresmikan SD Tunas Jaya 198 di Sambarata ini salah satu sekolah filial kami yang disarankan dan akhirnya resmi menjadi swasta,” tambahnya.
Mardiatul menjelaskan bahwa jumlah sekolah filial di Berau kini terus berkurang seiring dengan proses verifikasi dan peralihan status yang sedang berjalan.
Selain di Sambarata, beberapa wilayah lain juga sedang dalam tahap transisi.
• Sekolah Filial Biatan: Sedang dalam proses.
• Sekolah Filial Gunung Sari: Dipastikan akan segera menyusul menjadi sekolah swasta.
• Wilayah Batu Putih: Beberapa sekolah di area ini juga sedang disiapkan untuk diswastakan.
“Insyaallah tahun ini akan banyak pendirian sekolah-sekolah swasta baru dari perubahan status filial ini. Yang tadinya membebani kita, sekarang kita serahkan pengelolaannya ke swasta agar lebih berkembang,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina






