benuakaltim.co.id, BERAU– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, Kalimantan Timur, terus tancap gas dalam mempercepat eliminasi tuberkulosis (TBC).
Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Berau, Maulidiyah mengatakan, Berau menargetkan sebanyak 20 kampung bebas TBC dapat terealisasi pada tahun 2026. Sejauh ini, kata dia Berau telah berhasil mencetak satu wilayah percontohan, yaitu Kampung Pulau Besing di Kecamatan Gunung Tabur.
Pemkab Berau menegaskan, status ‘Bebas TBC’ bukan berarti wilayah tersebut bersih total dari kasus.
“Bebas TBC itu bukan artinya bersih total tidak ada kasus. Masih ada beberapa, tapi kita lakukan pendampingan sampai sembuh. Jadi disebut bebas karena sudah dilakukan penanganan maksimal,” jelas Maulidiyah.
Mengingat menurutnya, daya tular TBC yang sangat tinggi di lingkungan keluarga. Pemkab Berau kini fokus pada strategi screening (pemeriksaan dini) massal bagi kontak erat pasien.
“Untuk mengejar target 20 kampung bebas TBC di tahun 2026, pemerintah daerah turut mengerahkan Tim Penggerak PKK dan kader posyandu sebagai ujung tombak di tingkat akar rumput,” bebernya.
Selain melacak kasus TBC, Ia menilai para kader ini juga mengemban misi meningkatkan angka kunjungan balita ke posyandu di Berau yang saat ini masih tertahan di angka 40 persen.
“Dengan target capaian baru sebesar 60 persen,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina






