Kontingen Berau Ikuti 47 dari 67 Cabor di PORPROV VIII Kaltim 2026

Wakil Bupati Berau, Gamalis. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU — Persiapan Kabupaten Berau menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII diwarnai dinamika pelik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akhirnya terpaksa memangkas jumlah kontingen dan hanya bisa memberangkatkan 47 dari total 67 cabang olahraga (cabor) yang ada.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, secara terbuka mengungkapkan keputusan tersebut diambil setelah melewati babak kualifikasi yang ketat. Berbagai faktor penentu, termasuk regulasi dan hasil seleksi, membuat Pemkab tidak dapat mengakomodasi seluruh cabor secara penuh.

Baca Juga :  Bertemu Wamenkes RI, Pemkab Berau Dapat Kucuran Anggaran Rp 150 Miliar dari Kemenkes

“Dari 67 cabor kita yang ada di Kabupaten Berau, kita hanya dapat menyumbangkan atau mengikuti turnamen sebanyak 47. Artinya ada 47 cabor yang lolos dari hasil babak kualifikasi,” ujar Gamalis saat ditemui, Kamis (17/9/2026).

Gamalis menegaskan, pihak Pemkab Berau sebenarnya berkeinginan agar seluruh cabor bisa diberangkatkan demi mendulang prestasi dan menjaga marwah tuan rumah yang sebelumnya sukses diraih pada Porprov VII. Namun, keterbatasan membuat mereka harus realistis.

“Kita tidak ingin, kemarin kita baru jadi tuan rumah di Porprov VII, masa di Porprov VIII kita tiba-tiba tidak ada? Sementara seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur hadir. Kita hindari itu sedapat mungkin,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemkab Berau Audiensi dengan Kementerian LH, Dorong Pengelolaan Sampah di Kawasan Wisata

Sementara itu, Ketua KONI Berau, Taupan Madjid, turut menyoroti perkembangan positif salah satu cabor baru yang kini tengah naik daun, yakni pickleball. Menurutnya, meskipun cabor tersebut baru resmi bergabung dengan KONI, animo masyarakat dan kalangan muda di Berau tergolong sangat masif.

Baca Juga :  Periode Januari-September, ETLE di Berau Jaring 2.985 Pelanggar Lalu Lintas

“Pickleball di Berau ini kan cabornya baru bergabung kemarin di bawah KONI. Tapi sejatinya mereka sudah berkembang 1-2 tahun di sini (Berau). Aktivitas mereka sudah melampaui batas, sering bertanding ke luar daerah seperti ke Bontang dan Samarinda,” jelas Taupan.

Pihak KONI berharap dukungan penuh dari Pemkab Berau terus mengalir agar gairah masyarakat terhadap olahraga, khususnya bagi kesehatan dan prestasi, dapat terus meningkat secara berkesinambungan. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha