PJU Berau Sering Padam, Dishub Ungkap Kendala Teknis dan Terikat Garansi Perbaikan

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Jalan Dishub Berau, Noorhasani. (FOTO: GEORGIE/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, BERAU– Masalah penerangan jalan umum (PJU) yang sering padam di sejumlah titik di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, terus menjadi sorotan warga.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Berau menyatakan proses perbaikan PJU saat ini sedang berjalan, meski menemui berbagai kendala teknis yang cukup unik.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Jalan Dishub Berau, Noorhasani, mengungkapkan perbaikan PJU di lapangan seringkali terasa seperti sebuah permainan yang tidak ada habisnya. Hal ini disebabkan oleh sifat komponen elektronik PJU yang tidak bisa diprediksi.

“PJU ini seperti permainan. Misalnya ada titik A, B, C, dan D dengan satu merek yang sama. Bulan lalu kita perbaiki titik B karena mati, eh setelah menyala, selang beberapa lama titik D yang sebelumnya normal malah ikut mati,” ujar Noorhasani, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga :  Musrenbang Kaltim, Bupati Berau Ajukan 9 Program Prioritas Pembangunan

Ia menjelaskan, karakteristik PJU berbeda dengan infrastruktur fisik seperti bangunan. Jika keramik lantai pecah dan diganti, masalah selesai. Namun, PJU sangat bergantung pada sistem elektronik dan pengaturan jarak jauh.

Noorhasani menambahkan, pihaknya tidak bisa sembarangan melakukan pembongkaran terhadap lampu-lampu yang padam, terutama untuk jenis PJU Tenaga Surya (TS). Hal ini berkaitan dengan masa garansi dari pihak rekanan atau pabrikan yang rata-rata mencapai 5 tahun.

Baca Juga :  Tenaga Ahli RSU Tanjung Redeb dari Unhas Sebut 3 Fondasi Naikkan Kelas RS

“Kami tidak berani mengotak-atik sembarangan karena masih masa garansi. Kalau kami bongkar sendiri dan malah rusak, nanti pihak rekanan bisa klaim mereka tidak mau bertanggung jawab lagi,” jelasnya.

Saat ini, Dishub Berau membagi prioritas perbaikan menjadi dua kategori:
• PJU AC (Listrik PLN): Proses perbaikan lebih cepat karena menggunakan anggaran pemeliharaan rutin.
• PJU Tenaga Surya (TS): Perbaikan harus melibatkan rekanan pemegang merek.

Hingga saat ini, tim teknis dari rekanan dikabarkan telah mulai bergerak melakukan penyisiran. Noorhasani menyebutkan, perbaikan telah dilakukan di area dalam kota Tanjung Redeb dan sekitarnya.

Baca Juga :  DPUPR Berau Prioritaskan Pembangunan Jalan dan Jembatan di 2026

“Rekanan sudah keliling di area kota, lalu mengarah ke Gunung Tabur dan Sambaliung. Tahap berikutnya, mereka akan mulai menyisir ke arah wilayah pesisir,” tambahnya.

Meski terkendala jarak karena beberapa rekanan berasal dari luar daerah seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya, Dishub Berau berkomitmen untuk terus memantau dan melaporkan setiap titik lampu yang tidak menyala agar segera ditangani oleh pihak yang bertanggung jawab.

“Kami minta masyarakat bersabar. Kami terus mendata dan melaporkan setiap keluhan yang masuk agar penerangan jalan di seluruh kecamatan bisa maksimal kembali,” tutupnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *