benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur terus memastikan kualitas pembangunan infrastruktur jalan, salah satunya melalui proses curing pada pekerjaan perkerasan beton baru di ruas Simpang Perdau-Tepian Langsat- Batu Ampar.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian penting dalam menjaga mutu dan daya tahan beton agar sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan.
PPK 2.4 BBPJN Kaltim, Muhammad Saleh, menjelaskan bahwa curing merupakan tahapan krusial setelah pengecoran beton untuk menjaga kelembaban dan kekuatan struktur.
“Curing dilakukan untuk memastikan beton tidak kehilangan kadar air secara cepat, sehingga proses pengerasan berjalan optimal dan kualitasnya terjaga,” ujarnya.
Ia menambahkan, tanpa proses curing yang baik, beton berpotensi mengalami retak dini yang dapat menurunkan umur layanan jalan.
“Dengan curing yang tepat, kita bisa memaksimalkan kekuatan beton dan memastikan jalan yang dibangun lebih awet serta aman digunakan masyarakat,” jelasnya.
BBPJN Kaltim berkomitmen untuk terus mengedepankan kualitas dalam setiap pekerjaan konstruksi, guna mendukung infrastruktur jalan yang andal dan berkelanjutan di wilayah Kalimantan Timur. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






