Polisi Periksa Dua Terduga Penyelenggara Samarinda Half Marathon

2 terduga penyelenggara Samarinda Half Marathon memenuhi panggilan penyidik Polresta Samarinda, Selasa (23/6/2026) malam.

benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Penyidikan terkait batalnya pelaksanaan Samarinda Half Marathon 2026 terus berlanjut. Dua orang yang diduga terlibat sebagai penyelenggara kegiatan tersebut memenuhi panggilan penyidik Polresta Samarinda untuk dimintai keterangan pada Selasa (23/6/2026) malam.

Kedua terduga masing-masing berinisial NO (32) dan AW (36). Mereka diperiksa terkait penyelidikan atas gagalnya ajang lari yang sebelumnya gencar dipromosikan dan dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026.

Kedatangan keduanya ke Mapolresta Samarinda turut menarik perhatian para peserta yang merasa dirugikan. Sejumlah peserta bahkan mendatangi lokasi setelah mengetahui adanya pemeriksaan melalui informasi yang beredar di media sosial.

Baca Juga :  Kuasa Hukum AP Soroti Proses Penyidikan Kasus Dugaan KDRT di Polsek Gunung Tabur

Salah seorang peserta, Dani (30), mengaku kecewa karena telah mendaftar jauh hari bersama beberapa rekannya. Ia menyebut telah melakukan registrasi sejak Desember 2025 untuk kategori lari 21 kilometer dengan membayar biaya pendaftaran sesuai ketentuan panitia.

Menurut Dani, kejanggalan mulai terlihat saat peserta diarahkan mengambil perlengkapan lomba atau race pack di kawasan Taman Bebaya sehari sebelum jadwal pelaksanaan.

Baca Juga :  Mabuk Miras Oplosan, Pria Bawa Mandau di Jalan Murjani Berau Diamankan Polisi

“Waktu datang ke lokasi sudah ramai. Awalnya saya pikir hanya antrean biasa, ternyata panitia tidak ada dan tidak ada penjelasan yang jelas kepada peserta,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).

Situasi tersebut memicu keresahan para pelari yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti event tersebut. Banyak peserta mengaku kesulitan mendapatkan informasi resmi mengenai status kegiatan maupun mekanisme pengembalian biaya pendaftaran.

Hingga Rabu (24/6/2026) dini hari, proses pemeriksaan terhadap NO dan AW masih berlangsung. Penyidik Polresta Samarinda terus mengumpulkan keterangan dan mendalami berbagai aspek terkait penyelenggaraan event tersebut.

Baca Juga :  Modus Ajak 'Ngopi', Pria 24 Tahun Tega Cabuli Korban di Warung Kosong Kawasan Ring Road Berau

Polisi juga berupaya mengungkap penyebab pasti batalnya Samarinda Half Marathon yang sebelumnya berhasil menarik minat banyak peserta, baik dari Samarinda maupun daerah lainnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan jumlah peserta yang cukup besar dan menimbulkan kerugian bagi sejumlah pihak yang telah melakukan registrasi serta mempersiapkan keikutsertaan dalam ajang olahraga tersebut. (*)

Reporter: Aditya Setiawan

Editor: Ramli

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha