Kabut Asap Menebal, DPRD Kaltim Minta Keandalan Listrik Tetap Dijaga

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi.(FOTO: Aditya Setiawan/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Timur, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, meminta keandalan pasokan listrik tetap menjadi perhatian.

Reza menilai gangguan listrik dalam situasi kualitas udara yang memburuk berpotensi menambah beban masyarakat. Komisi III DPRD Kaltim sendiri memang memiliki fungsi pengawasan terhadap sejumlah sektor infrastruktur dan energi.

“Dalam kondisi seperti sekarang, ketika masyarakat harus menghadapi kabut asap dan kualitas udara yang mengkhawatirkan, jangan sampai ditambah dengan persoalan listrik padam. Ini bisa semakin membebani masyarakat,” ujar Reza.

Baca Juga :  Percepat Konektivitas Kawasan Pesisir, Pengaspalan Ruas Jalan Muara Lembak–Sangkulirang Dikebut

Menurutnya, kebutuhan listrik menjadi semakin penting ketika masyarakat harus menghadapi kabut asap. Berbagai perangkat seperti kipas angin, pendingin ruangan, air purifier, pompa air hingga perangkat komunikasi dan kesehatan membutuhkan pasokan listrik yang stabil.

“Bayangkan kalau kabut asap sedang pekat, kemudian listrik mati. Masyarakat tentu akan semakin kesulitan. Mereka membutuhkan sirkulasi udara dan kenyamanan di dalam rumah, terutama anak-anak, lansia, dan masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus,” katanya.

Baca Juga :  Penanganan Holding di Ruas Gunung Tabur-Usiran-Tanjung Batu

Karena itu, Reza meminta PLN dan instansi terkait meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi gangguan kelistrikan. Ia juga mendorong agar pekerjaan teknis maupun pemeliharaan jaringan dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi masyarakat.

“Kami memahami ada kondisi teknis dan pemeliharaan jaringan yang harus dilakukan. Tetapi dalam situasi seperti ini, aspek keandalan harus menjadi prioritas. Kalau ada potensi gangguan, harus diantisipasi dan dikomunikasikan dengan baik kepada masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  BBPJN Kaltim Tangani Kerusakan Ruas Sangatta–SP Perdau dengan Patching

Reza mengatakan DPRD Kaltim akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap sektor energi dan infrastruktur, termasuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap mendapat perhatian.

“Jangan sampai masyarakat sudah menghadapi kabut asap, kemudian harus menghadapi listrik padam. Dua persoalan ini kalau terjadi bersamaan tentu akan semakin menyulitkan. Karena itu, kami meminta pasokan listrik Kaltim tetap aman,” pungkas Reza. (*)

Reporter: Aditya Setiawan

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha