benuakaltim.co.id, BERAU – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, membuat gebrakan baru dengan mewajibkan seluruh jajarannya untuk melaksanakan aksi gotong royong atau kerja bakti (korve) minimal dua kali dalam sepekan.
Langkah mendadak yang memicu perhatian publik ini rupanya bukan tanpa alasan. Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari, mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut merupakan instruksi langsung dari pemerintah pusat.
“Sudah, sudah ada surat edaran. Itu tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Lingkungan Hidup,” ujar Zulkifli saat dikonfirmasi, beberapa waktu lalu, Sabtu (4/7/2026).
Zulkifli menjelaskan, instruksi dari kementerian tersebut langsung direspons cepat oleh pemerintah daerah guna mengintensifkan gerakan peduli lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, jadwal kerja bakti ini dibuat fleksibel namun tetap mengikat.
“Kita tindak lanjuti untuk setiap pekan itu minimal melakukan dua kali korve. Hari Selasa atau hari Jumat, atau hari lain yang bisa untuk (dilaksanakan),” tuturnya.
Tidak hanya internal DLHK, gerakan jaga kebersihan ini juga disambut baik oleh berbagai elemen masyarakat yang mulai mengajukan surat permohonan kolaborasi.
Menanggapi inisiatif warga, Zulkifli menegaskan bahwa pihak DLHK Berau siap memberikan dukungan penuh, terutama dalam hal akomodasi dan pengangkutan sampah.
“Kita membantu membuang sampahnya, hasil gotong royong itu. Jadi mereka sendiri (yang bergerak), ada surat mereka. Mereka mau gotong royong maunya hari Minggu katanya, atau hari apa gitu kan, minta bantuan untuk pengangkutan,” jelas Zulkifli.
Ia memastikan, armada DLHK akan selalu siap sedia di lapangan demi memastikan sampah-sampah hasil kerja bakti masyarakat tidak menumpuk dan bisa langsung dievakuasi ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). “Ya kita fasilitasi untuk itu,” pungkasnya tegas.
Dengan adanya sinergi antara instruksi kementerian, kesiapan DLHK, dan antusiasme warga, diharapkan komitmen kebersihan lingkungan di Kabupaten Berau dapat meningkat secara signifikan ke depannya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Ramli






