Bukan Barang Impor, Tas Rotan yang Ditenteng Bupati Berau Ternyata Karya UMKM Lokal

TAS ROTAN: Tampak dipajang diatas kain khas motif dari Kabupaten Berau sebuah tas rotan dalam puncak Harganas ke-33 Tingkat Provinsi Kaltim di Kabupaten Berau. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU – Pemandangan menarik mewarnai sebuah agenda acara baru-baru ini. Tas rotan elegan yang ditenteng oleh Bupati Berau sukses mencuri perhatian publik dan membuat banyak pasang mata salah fokus.

Usut punya usut, tas dengan desain modis dan kualitas mumpuni tersebut bukanlah barang impor bermerek luar negeri, melainkan produk lokal buatan UMKM binaan dari Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, Eva Yunita, mengungkapkan bahwa tas rotan yang menjadi sorotan tersebut diusung dengan merek dagang “Bright”.

Baca Juga :  DPUPR Berau Dukung Jalan Pintas Tanjung Batu–Tanah Kuning, Minta Status Lahan Dipastikan

“Produk rotan yang tadi tampil dan ditenteng Ibu Bupati itu mereknya Bright. Itu adalah salah satu karya pelaku UMKM kita yang ada di Sambaliung,” ujar Eva Yunita saat ditemui di lokasi acara, Jumat (24/7/2026).

Eva menjelaskan, pelaku UMKM pengrajin tas tersebut berada di bawah naungan pembinaan Koperasi Sipatuwo. Kualitas produk ini pun dinilai sudah sangat matang dan siap bersaing di pasar yang lebih luas.

Baca Juga :  Efisiensi Anggaran, Karantina Paskibraka Berau Tak Lagi Digelar di Hotel

“Ini di bawah binaan Koperasi Sipatuwo dengan brand tasnya Bright. Alhamdulillah, mereka sudah berulang kali produksi,” tambahnya.

Keunggulan dan estetika dari tas rotan Bright ini membuat Diskoperindag Berau tak ragu untuk menjadikannya produk unggulan daerah. Bahkan, produk ini selalu diboyong setiap kali Pemkab Berau mengikuti ajang promosi di tingkat nasional.

“Setiap kita ada event-event promosi nasional, pasti kita bawa. Karena kalau dari segi kualitas, lumayan dan bisa bersaing,” tegas Eva.

Baca Juga :  DPRD Berau Desak Hukuman Berat bagi Pelaku Perburuan Hiu Ilegal di Kawasan Konservasi

Pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan pembinaan berkelanjutan agar kualitas produk UMKM lokal Berau semakin meningkat, sekaligus merespons arahan dari pemerintah provinsi terkait penguatan produk dalam negeri.

“Insya Allah, mudah-mudahan ini terus kita dampingi dan bina untuk semakin memperbaik kualitasnya, sesuai dengan arahan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha