benuakaltim.co.id, BERAU – Keberadaan pos terpadu baru di kawasan wisata kuliner Kabupaten Berau menjadi angin segar bagi pengawasan ketertiban umum. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Berau menyambut positif langkah penyediaan pos tersebut untuk memperketat pengawasan di titik-titik keramaian.
Kepala Seksi Pembinaan, Pengawasan, dan Penyuluhan (Binwasluh) Satpol PP Kabupaten Berau, Syamsuri, mengungkapkan patroli rutin sebenarnya sudah menjadi bagian dari tugas pokok dan fungsi (tupoksi) personel di lapangan.
“Tanpa ada pos pun kami sebenarnya sering memantau di sini lewat patroli rutin. Dalam satu hari bisa dua sampai tiga kali patroli. Namun, dengan adanya pos terpadu ini, kami sangat berterima kasih kepada Dispar (Dinas Pariwisata) karena kita bisa lebih fokus di satu titik tanpa melupakan tugas-tugas lainnya,” ujar Syamsuri saat ditemui di lokasi.
Syamsuri menjelaskan, hadirnya pos pengawasan ini sangat penting untuk meminimalisasi berbagai potensi gangguan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama pada malam hari ketika kunjungan wisatawan meningkat.
“Pengawasan ini penting untuk mengantisipasi pengunjung yang beraktivitas hingga larut malam di atas jam 12 malam agar tetap terminimalisir. Selain itu, kami juga fokus mengantisipasi peredaran minuman keras (miras) di wilayah wisata kuliner ini serta penertiban pengamen,” tegasnya.
Pengawasan di kawasan ini memang bukan hal baru bagi Syamsuri. Sebagai Kasi Binwasluh, ia mengaku terjun langsung memantau situasi lapangan hampir setiap malam.
“Dalam seminggu, paling tidak lima malam saya ada di sini bersama tim. Jadi kami sangat hafal dengan pergerakan pengamen. Kalau ada indikasi pelanggaran, kita bisa langsung kontak ke Mako. Hadirnya pos ini jelas sangat membantu kami,” tambah Syamsuri.
Meski Satpol PP Berau saat ini belum memiliki unit khusus Pariwisata seperti di beberapa kota tujuan wisata lain seperti Yogyakarta atau Malang, pihaknya menegaskan komitmen penuh untuk mendukung keamanan kawasan wisata daerah.
Saat ini, Satpol PP Berau tengah menyusun skema dan pola penjagaan personel yang akan ditempatkan di pos terpadu tersebut guna memastikan kawasan wisata kuliner tetap aman, nyaman, dan ramah bagi para pengunjung. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






